poskomalut.com
baner header

Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan GOR Belum Ditahan

WEDA-PM.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Weda, telah menetapkan Rahmat Safrani sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan lahan pembangunan Gelangang Olahraga (GOR) Fagogoru bebebrapa waktu lalu. Meski begitu, kejari weda belum melakukan penahanan terhadap mantan Kabag Pemerintahan Setda Halmahera Tengah (Halteng) itu.

Kasis Pidsus Kejari Weda, Eka Hayer menjelaskan alasan tidak ditahanya mantan kabag pemerintahan Rahmat Safrani lataran berkaitan dengan aturan dari Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Tim Gugus Tugas Covid 19.

“Berkaitan dengan aturan dari Menkes, Menkumham dan tim gugus covid 19 maka penahanan bisa dilakukan pada saat pelimpahan berkas di pengadilan. Jadi aturanya begitu karena menginat covid,”jelasnya.

Dia menjelaskan, penahan tersangka tipikor ada 2 alternatif yang dipakai. Yang pertama masa penahanan kewenangan yang diberikan undang-undang kan sedikit. Contoh, penyidik punya kewenangan menahan 20 hari, perpanjangan penuntut umum 40 hari. Dikasi waktu 60 hari.

“Jadi bukan tidak dilakukan, nanti ketika perkara itu dilimpahkan ke pengadilan baru dilakukan penahanan. Kalau sekarang masih ditolak karena tiga aturan itu,” paparnya. (msj/red)



Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: