Usut Kasus Asuransi Palsu, Lima OPD di Taliabu Bakal Diperiksa Penyidik

Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Michael Irwan Thamsil.

TERNATE-pm.com, Puluhan royek di Kabupaten Pulau Taliabu, diduga menggunakan asuransi fiktif terus dilidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsua) Polda Maluku Utara (Malut).

Proyek tersebut dikerjakan sejak 2020 hingga 2022, melekat pada beberapa dinas di linkungan pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu.

Dalam tahap penyelidikan, sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Taliabu akan diundang untuk dimintai klarifikasi.

Sejumlah PPK yang bakal diundang untuk dimintai klarifikasi diantaranya, Dinas PUPR Taliabu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendapatan (Dispen) dan Dinas PPKP Taliabu.

"Undangan permintaan klarifikasi pihak terkait akan dilayangkan penyelidik hari ini," kata Kabid Humas Polda Malut, Kombes (Pol) Michael Irwan Thamsil saat dikonfrimasi, Rabu (23/8/2023).

Undangan klarifikasi ini lanjut Michael, dijadwalkan pada Rabu, 30 Agustus 2023 mendatang.

Selain itu kata Michael, permintaahn klarifikasi yang dilayangkan adalah kedua kalinya, setelah undangan pertama sejumlah pihak terkait belum dapat hadir.

“Ini panggilan kedua, kalau yang undangan pertama, yang hadir hanya Kadis PUPR, tetapi yang bersangkutan datang tidak membawa dokumen, sehingga panggilan kedua ini diharapkan untuk datang membawa sejumlah dokumen yang dibutuhkan tim penyelidik,” tegasnya.

Untuk diketahui, puluhan proyek diduga menggunakan asuransi fiktif tersebut, beberapa diantaranya adalah pembukaan jalan Desa Talo dikerjakan CV. Regan Pratama dan pembukaan jalan baru Lede-Nggele dikerjakan CV. Tri Sakti pada 2020 lalu.

Sementara untuk proyek di 2022 adalah normalisasi Sungai Ratahaya yang dikerjakan CV. Regan Pratama dan pembangunan gorong-gorong Kecamatan Taliabu Barat, dikerjakan CV. Dwi Taira Pratama. Dan, proyek pekerjaan MCK Desa Pancado dikerjakan CV. Doku Oha.

Komentar

Loading...