poskomalut, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar memimpin rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD), Senin (26/01/2026).

Rapat berlangsung di aula lantai III, Wakil Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly.

Rapat tersebut membahas dua isu utama. Yakni evaluasi capaian PAD 2025 dan target peningkatan PAD tahun 2026.

Dalam pertemuan itu, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya langkah-langkah terukur dan inovatif guna memaksimalkan potensi pendapatan daerah.

Salah satu kebijakan strategis yang menjadi konsentrasi Nasri Abubakar, ialah melibatkan seluruh perangkat pemerintah kota termasuk kelurahan dalam pendataan potensi PAD di wilayah masing-masing.

Pendataan ini mencakup potensi yang selama ini telah digarap, sekaligus menggali potensi-potensi baru yang belum tersentuh secara optimal.

Menurut Nasri, kelurahan merupakan garda terdepan yang paling memahami kondisi wilayahnya.

“Karena itu, lurah harus dilibatkan langsung untuk mendata potensi yang ada, baik yang sudah berjalan maupun potensi baru yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan PAD,” ujar Nasri usai rapat.

Ia menegaskan, langkah tersebut diambil agar potensi daerah tidak lagi terlewat, sekaligus memastikan pengelolaan PAD dilakukan secara adil, transparan, dan berbasis data riil di lapangan.

Selain pendataan potensi, Pemkot Ternate juga menyiapkan digitalisasi sistem penarikan PAD sebagai upaya meminimalisir kebocoran.

Ia menilai, penggunaan teknologi menjadi kebutuhan mendesak agar pengelolaan pendapatan daerah lebih akuntabel dan efisien.

Pemkot akan memaksimalkan digitalisasi untuk menutup celah kebocoran PAD. Bahkan, sudah dibahas penggunaan alat elektronik sebagai sistem I-PAD untuk mendukung proses pendataan, pencatatan, dan pelaporan secara real time.

Dengan sistem digital tersebut, Pemkot berharap seluruh transaksi dan potensi PAD dapat terpantau secara langsung, sehingga meningkatkan kepercayaan publik sekaligus efektivitas pengawasan.

“Peningkatan PAD diharapkan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Kota Ternate,” harap Nasri.