Wawali Tikep; Pentingnya Pengelolaan Desa Wisata untuk Ekonomi Lokal

Wakil Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen.

TIDORE-pm.com, Pelatihan pengelolaan desa wisata sangat penting bagi desa-desa yang memiliki keinginan dan inisiatif untuk mengembangkan potensi destinasi yang mereka miliki.

Ini disampaikan Wakil Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen pada pembukaan sosialisasi pelatihan pengelolaan desa wisata di meeting room Penginapan Bogenvil, Tidore Rabu (21/07/2023).

Munurut Muhammad Sinen, pengembangan desa wisata memiliki dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal. Sektor pariwisata  sangat strategis dalam pengembangan ekonomi suatu daerah dan  peluang  terciptanya lapangan kerja.

“Perlu diketahui bahwa program pengembangan desa wisata ini merupakan salah satu program unggulan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Dan, salah satu indikatornya adalah Anugerah Desa Wisata (ADWI) yang saat ini sudah memasuki tahun ketiga. Kota Tidore berkesempatan mengikuti ADWI tahun ini. Alhamdulillah Desa Maitara masuk dalam  kategori 75 besar, ini merupakan prestasi yang luar biasa,” ucap Muhammad Sinen.

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen dalam pengembangan dan pembangunan sektor pariwisata. Hal itu sejalan dengan salah satu misi utama Kota Tidore Kepulauan, yakni meningkatkan daya saing pariwisata  Provinsi Maluku Utara baik di tingkat daerah maupun global.

“Pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia di sektor pariwisata adalah upaya yang sangat penting untuk mempersiapkan pelaku industri pariwisata di Kota Tidore Kepulauan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”  tutur wakil wali kota Dua periode itu.

Senada, Ade Soleman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan menyampaikan tujuan pelatihan pengelolaan desa wisata ini agar dapat meningkatkan kompetensi pengelolaan wisata yang lebih professional, berkualitas dalam pengelolaan dan pelayanan kepada wisatawan.

Sosilisasi tersebut berlangsung selama Tiga hari terhitung sejak Rabu-Jumat (21-23) Juni 2023. Seminar yang diikuti 40 peserta itu menghadirkan Tiga narasumber yang yakni Kepala Dinas Kebudayaan dan Parwisata Kota Tidore Kepulauan, Dua akademisi Bidang Pariwisata Universitas Khairun Ternate, Bethly Taghulihi dan Halida Nuria.

Komentar

Loading...