TIDORE-PM.com, Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim, Kamis (16/4/20) pagi tadi menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Baju Hazmat, dan Kacamata Pelindung kepada Puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Tidore Kepulauan.

Sumbangan yang diberikan merupakan sumbangan pribadinya dari hasil pemotongan gaji sebagai Wali Kota Tidore .
Bantuan pribadi Wali Kota Tidore ini merupakan tahap pertama, untuk Puskesmas yang ada di Pulau Tidore, tahapan berikutnya direncanakan pada minggu depan untuk Pusksemas yang ada di Daratan Oba.

Penyerahan APD oleh Wali Kota di Puskesmas Tosa Tidore timur

“Saya pesan APD ini sebanyak 400 buah dan baru tiba 100 buah, Ini adalah sumbangan pribadi saya, untuk pemerintah daerah yang sudah dialokasikan melalui dana Covid-19 seluruhnya masih dalam tahap pemesanan dan belum tiba,”kata Ali Ibrahim.

Dikatakan Ali, apa yang diberikan dirinya hari ini demi kemanusiaan, dan semampunya. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan saat ini sedang berusaha maksimal untuk menyediakan masker, yang akan dibagi kepada seluruh masayarakat di tiap kelurahan dan desa.

“Saat ini kita tidak perlu saling menyalahkan, menghujat dan mencari kesalahan, yang kita butuhkan sekarang adalah kerjasama semua pihak agar masyarakat dan tenaga medis bisa terbantu, Bersama kita bisa lawan Virus Corona ini.” ungkap Ali.

Dari lima puskesmas yang Wali Kota kunjungi untuk menyerahkan APD tersebut, didampingi Sekretaris Daerah Drs. H, Asrul Sani Soleiman dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Abdullah Maradjabessy. Puskesmas tersebut yaitu, Puskesmas Rum, Puskesmas Ome, Puskesmas Tomalou, Puskesmas Soasio dan Puskesmas Tosa.

Tak hanya menyerahkan APD saja namun, Ali Ibrahim menyempatkan diri menyapa para tenaga medis di Puskesmas tersebut, serta memberi mereka kesempatan untuk menyampaikan permintaan dan masukkan dari mereka.

Seperti yang diungkapkan oleh Suciati Sangadji sebagai seorang Kepala Puseksmas Ome yang menyampaikan usulan bahwa Puskesmas Ome masih membutuhkan sekitar 50 APD, walaupun sudah ada APD dari Dinas Kesehatan maupun bantuan dari masyarakat, namun APD tersebut masih dirasa kurang mengingat shift kerja mereka juga ada di posko pintu masuk pelabuhan Rum. Kepala Puseksmas juga mengusulkan jam kerja pada saat Bulan Puasa di kaji kembali.(mdm)