MABA-PM.com, Pasca Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Kabupaten Halmahera Timur langsung mengeluarkan lima sikap organisasi. Ke Lima sikap itu sesuai dengan keputusan rapat PD PM Haltim.

Ketua terpilih PD PM Haltim Syukri Abdullah mengatakan, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Haltim mendorong agar pelaksanaan proses demokrasi, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Haltim yang sementara berlangsung berjalan dengan baik, aman dan lancar. Kemudian memberikan support kepada KPU dan Bawaslu untuk melaksanakan tugas-tugasnya sebagai penyelenggara dan pengawas pemilihan.

“Kami mengingatkan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati agar dalam melaksanakan kampanye dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada pemilih dengan cara menawarkan ide dan gagasan serta program kerja, untuk membangun kabupaten Haltim dari pada menggunakan cara-cara instan seperti politik uang dan sarah,” ujarnya.

Lanjut Ia, sikap kedua yakni mempersiapkan Pelantikan dan Raker yang direncanakan pada bulan Januari 2021. Pelantikan menjadi penting sebagai legalitas kepengurusan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Haltim periode 2020-2023 dalam menjalankan aktifitas organisasi dan Rapat kerja menjadi titik awal dalam menyusun program kerja tahunan. Ke tiga, Sebagai organisasi yang baru terbentuk di Kabupaten Haltim tentu struktur kepengurusan ditingkat cabang (kecamatan) belum terbentuk, maka di periode ini Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Haltim akan berfokus pada pembentukan cabang Pemuda Muhammadiyah di 10 kecamatan.

Lebih lanjut Ia sikap ke empat, yakni Jika struktur kepengurusan di tingkat cabang telah terbentuk, maka aktivitas gerakan Pemuda Muhammdiyah di Kabupaten Halmahera Timur akan semakin massif dan menyentuh langsung ke masyarakat. Tentu dalam menjalankan aktifitas gerakan, spririt “fastabiqul khairat” akan selalu menjadi landasan bagi setiap aktivitas Pemuda Muhammadiyah.

“Dengan semangat ini, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Halmahera Timur akan tampil sebagai pelopor dalam mewujudkan pencerahan peradaban dan pembebasan umat dari keterkungkungan kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan. Semua cita-cita tersebut menjadi perjuangan Pemuda Muhammadiyah tanpa memandang perbedaan suku, ras, tingkat pendidikan, bahkan agama,” bebernya.

Ia menambahkan, sikap ke Lima yakni Cita-cita untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan tersebut termanifestasi dalam tiga gerakan Pemuda Muhammadiyah yakni gerakan Dak’wa Islam, Gerakan Sosial Kemasyarakatan dan gerkan Ekonomi-Politik.

“Ketiga gerakan ini menjadi ruh dalam setiap langkah Pemuda Muhammadiyah dalam mengisi agenda-agenda perjuangan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Haltim kedepan,” akhirnya. (Mar/red)