SOFIFI-PM.com,  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Malut Kuntu Daud meminta pelaksanaan vaksinasi di Maluku Utara didahulukan  ke Gubernur dan wakil gubernur Malut serta pejabat dilingkungan Provinsi Malut.

“Pelaksanan Vaksinasi di Malut selain tenaga kesehatan yang didahulukan juga pada Gubernur dan wakil gubernur serta pejabat dilingkungan provinsi Malut,” kata Kuntu saat dikonfirmasi wartawan Posko Malut via telpon seluler tadi malam.

Kuntu mengaku bahwa waktu yang begitu singkat, sehingga masyarakat masih bertanya-bertanya dengan vaksin yang baru saja tiba itu, sehingga untuk meyakinkan masyarakat maka pejabat Pemprov yang didahulukan untuk divaksin termasuk Gubernur dan wagub.

”Mestinya masyarakat disosialisasikan lebih awal sehingga pada saat vaksin datang masyarakat tidak bertanya-bertanya lagi,  tapi yang ada masyarakat bertanya-tanya jadi untuk meyakinkan ya vaksinasi dimulai dari tenaga kesehatan dan pejabat Pemprov termasuk Gubernur dan para bupati dan walikota,”bebernya.

Sekedar di ketahui sebanyak 7.160 dosis Vaksin Sinovac telah tiba di Provinsi Maluku Utara, vaksin ini akan dikirim ke 10 kabupaten/kota untuk dilakukan vaksinasi pada tenaga kesehatan di Malut. (iel/red)