MABA-PM.com, Sejumlah kepala sekolah SMA/SMK di Haltim di-nonjob oleh pemerintah Provinsi Maluku Utara. Para kepala sekolah yang di-nonjob tersebut diduga beda pilihan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 lalu. Pelantikan para kepala sekolah sendiri sudah dilangsungkan di provinsi beberapa hari lalu.
Hal ini diungkapkan salah satu, mantan kepala sekolah, namanya enggan disebutkan, saat ditemui mengatakan, perombakan tersebut tidak profesional karena tidak mempertimbagkan aspek kualitas dan hanya menggunakan pertimbangan politik.
“Memang pergantian ini sangat politis, karena perbedaan pilihan sehingga beberpa kepala sekolah di non job,” ungkapnya, Kamis (04/03/21).
Dirinya menyampaikan ada terdapat 8 kepala sekolah SMA yang di nonjob oleh pemerintah provinsi, diantaranya SMA N 2, SMA N 3, SMA N 4, SMA N 5, SMA N 6, SMA N 7, SMA N 8 SMA 10 dan SMA N 11.
“Yang diroling hanya kepala Sekolah SMA 7 dan SMA 9, kepala sekolah Negeri 7 diroling ke SMA 3 dan SMA 9 Diroling ke SMA 9 ke SMA 5,” paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Timur, Muhammad Zufriyadi, saat dikonfirmasi memebenarkan adanya pergantian kepala sekolah tersebut, meski begitu dirinya mengatakan tidak mengetahui persis alasan roling mapupun non job sejumlah kepala sekolah tersebut karena menjadi kewenagan gubernur melalui kepala dinas provinsi.
“Jadi yang pasti kami sebagai bawahan menerima apapun yang menjadi keputusan atau kebijakan pimpinan pak gubernur atau kadis tentang penetapan kepala sekolah,” katanya.
Zufriyadi menjelaskan, untuk penilaian layak tidaknya mutasi maupun promosi jabatan para kepala sekolah, hal itu menjadi ranah bidang Guruh dan Tenaga Kependidikan (GTK) dinas pendidikan provinsi untuk dilakukan evaluasi.
“GTK yang punya kewenagan merekomendasikan hal itu karena pertimbangan juga dari mereka,” ujarnya.
Ditanyai pergantian kepala sekolah dalam menghadapi ujian tahun ini apakah berpengaruh atau tidak, Zufriyadi mengatakan tetap akan berpengaruh pada kesiapan nantinya. Meski begitu, dirinya dalam waktu dekat ini akan langsung menyambengi para kepala sekolah yang baru untuk memastikan kembali ke siapannya.
“Mau siap apa tidak, karena ini sudah jalan harus siap, maknya saya akan cek para kepala sekolah mereka sudah masuk atau belum dan memastiak kesiapan menjalani ujian tahun ini,” pungkasnya
Penulis : Ikam|Editor : Ra



Tinggalkan Balasan