MABA-PM.com, Minat pelamar pekerjaan di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tahun 2021 meningkat. Tercatat sejak Januari hingga Maret 2021, sudah sebanyak 1.121 para pencari kerja yang membuat kartu kuning sebagai syarat lamaran pekerjaan.
Kepada wartawan, Operator Pembuatan Kartu Kuning Disnaker Haltim, Thaib Samsudin mengatakan, minat pencari kerja melonjak tinggi di awal tahun 2021. Bahkan, kata dia, baru tiga bulan di awal tahun tercatat sudah sebanyak 1,121 orang mengajukan permohonan pembuatan kartu kuning.
“Memang tahun ini para pencari kerja naik cukup tinggi. Bahkan ini diluar perkiraan kita,” ungkapnya.
Dari data yang ada, kata dia, mayoritas pencari kerja menyasar sektor tambang, di mana yang paling banyak diminati adalah PT IWIP dan PT Sembake Tambang Sentosa (STS).
“Paling banyak yang melamar di PT IWIP dan PT STS yang baru dibuka,” jelasnya.
Thaib mengungkapkan, dibandikan data pencari kerja tahun 2020, tercatat hingga Desember hanya mencapai 954 orang dengan rincinan Kecamatan Wasile sebanyak 171 orang, Kota Maba 123, Wasile Timur 123, Wasile Tengah 98, Wasile Selatan 92, Maba Selata 88, Maba Tengah 72, Maba 67, Wasile Utara 64 dan Maba Utara 56 orang.
Terkait sebaran pencari kerja per Maret 2021, Tahib mengaku pihaknya belum melakukan perekapan karena masih menerima sejumlah pencari kerja yang masuk.
“Nanti kita sampaikan daftar terakhir, yang jelas tahun ini sangat tinggi dan untuk sementara yang paling dominan di tahun 2021 itu dari wilayah Wasile,” katanya.
Terpisah, Kabid Tenga Kerja, Ifdal Rajak, mengatakan meski banyak pelamar di PT IWIP, hingga kini baru tercatat yang mendaftarkan diri melalui Disnaker sebanyak 40 orang.
“Karena mungkin mereka butuh cepat, makanya ada yang memasukan berkas lamaran secara langsung melalui PT IWIP di Weda Halteng,” ujarnya.
Sementara itu, untuk memastikan berkas pelamar melalui Disnaker sudah ditindaklanjut ke PT IWIP, dirinya mengaku akan diantar dalam waktu dekat bersama Kadis Naker.
“Kita juga akan komunikasikan minimal putra daerah Haltim juga bisa masuk sebagai skala prioritas,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan