MABA-PM.com, Guna mengetahui stabilitas harga bahan pokok pangan akibat merebaknya virus corona, menjelang bulan suci ramadhan, Dinas Ketahanan Pangan (KETPANG) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), mengecek pergerakan harga pangan atau harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Kartono. S, mengatakan, menjelang bulan suci ramadhan, pihaknya telah melakukan pengecekan harga sembako.
“Peninjauan haga sembako di pasar merupakan agenda pengecekan menjelang bulan suci ramadhan,” ujarnya.
Dikatakanya, saat peninjauan harga sembako di pasar Subaim, sampai saat ini baik seperti beras, ikan, ayam serta telur harga masih seperti biasanya, kemudian stok masih aman dan mencukupi menjelang bulan ramadhan. Hanya saja, kata dia, harga cabe kriting naik.
“Cabe keriting yang biasanya berkisar Rp 60.000-70.000 naik menjadi Rp 80.000-90.000,” tuturnya.
Ditanya terkait kenaikan cabai, Kartono menyampaikan untuk kenaikan cabe keriting bukan hanya di daerah Haltim, tapi sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami kenaikan.
“Mungkin faktor cuaca, dan hama yang membat hasil panen berkurang dan terjadinya kelangkaan cabe dan akhirnya harganya melmbung tinggi,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kenaikan dan kelangkaan sembako, Kartono menegaskan Dinas Ketpang menjelang bulan puasa setiap harinya akan melakukan pengecekan harga sembko di semua pasar yang ada di Haltim.



Tinggalkan Balasan