MABA-PM.com, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) nampaknya sudah mulai geram dengan sikap tidak disiplinya ASN maupun tenaga honrer daerah (honda). Ini setelah para ASN, terutama honda diberikan kesempatan menunjukan kinerjanya. Apabila masih tidak disiplin bakal dievaluasi.

“Pada intinya Pemda telah memberikan kesempatan pada honda selama 2 minggu untuk menunjukkan kinerja ataupun itikad baik untuk bekerja. Kalaupun masih saja tidak disiplin, maka Pemda bakal mengembil langkah evaluasi,” tegas Sekertaris Daerah (Sekda) Ricky Chairul Rifat saat diwawancarai awak media, Selasa (06/07/2021) di kantor bupati.

Kata dia, dalam dua minggu terakhir dirinya selalu berkeliling untuk memantau aktivitas setiap kantor OPD, namun ada banyak kantor yang tidak beraktivitas saat jam kerja dimulai.

“Jadi jangan heran ketika Pemda melakukan langkah evaluasi. Itu yang akan menjadi dasar. Ada yang bilang honda tidak bisa dievaluasi. Kalau ada yang berkata begitu berarti mereka tidak mau daerah ini maju,” ujarnya.

Baca Juga: Sekda Haltim: Kepala OPD Tidak Inovatif Segera Diganti

Bahkan, dirinya sudah memanggil Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menyampaikan terkait kehadiran di setiap SKPD baik itu PNS maupun honda.

“Setelah mendapat laporan bahwa honda tingkat kehadirannya rendah namun OPD tidak mengambil langkah yang tegas,” katanya.

Dirinya menambahkan, apabila langkah yang diambil tidak berpengaruh, maka langkah selanjutnya langkah yang diambil itu gaji PNS ataupun honda bakal ditahan.

“Apabila masih ada lagi yang bandel, maka kita akan ambil langkah terakhir untuk mengevaluasi kepala OPDnya.

Penulis : Ikam|Editor : Mgr