MOROTAI-PM.com, Puluhan calon kepala desa (Cakades) di Pulau Morotai menduga, belum diumumkannya hasil tes Cakades di 88 Desa yang ada di Morotai adalah permainan Bupati Morotai Benny Laos dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Morotai Marwan Sidasi.
Keduanya diduga sengaja menunda-nunda pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak.”Tong ini sangat bingung deng Bupati pe kebijakan, hampir semua tahapan kita sudah ikuti, giliran mau dengar hasil screaning saja di buat pusing tujuh keliling, karena belum ada kepastian kapan hasil screaning di umumkan dan kapan kepastian pelaksanaan Pilkadesnya,”keluh sejumlah Cakades yang menolak namanya dipublikasi, Rabu (28/7/2021).
Mereka juga mencurigai ada hal yang ganjal dengan tidak diumumkannya hasil screening baik tes tertulis maupun wawancara.
“Lalu apa alasannya sehingga Bupati dan Kadis PMD belum mengumumkan hasil Screaning dan waktu pelaksanaan Pilkades,? Apakah ada maksud lain yang ingin di sisipkan dalam Pilkades untuk kepentingan politik kedepan sehingga Pilkades belum juga dilaksanakan,”cetus mereka.
Sedangkan kadis PMD Pulau Morotai, Marwan Sidasi, kepada media mengaku bahwa dirinya juga menginginkan agar proses dan tahapan Pilkades berjalan.
“Jadwal pemilihan berubah-rubah itu karena hasil screning pun sampe sekarang belum ada. Jadi panitia mo sampaikan apa. Seharusnya hasil tes itu segera disampaikan agar para Cakades juga bisa tahu siapa yang lolos dan tidak,”katanya.
Ditanya apakah PMD sendiri sudah berkoordinasi dengan Timsel soal hasil screaning, dirinya mengaku bahwa sudah pernah mengkoordinasikannya.”Sudah cuma mereka bilang menunggu, bahkan ke pak Bupati pun saya sudah lapor cuma bilang menunggu saja,”akunya.(Ota/red)

Tinggalkan Balasan