TERNATE-PM.com, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat IAIN Ternate mengadakan dialog publik dengan tema, ada apa dengan Negara kita, selasa (12/01/2021).

Dialog yang digelar di Cafe Baku Dapa Kelurahan Tafure, jalan pantai, pada pukul 20:30 WIT menghadirkan pemateri, Warek 1 IAIN Ternate, Kapolres Kota Ternate, Dr. Syahrir Ibnu MSi dan Isra Taher S.Ip dan Riyanto Basahona sebagai Moderator.

Kegiatan yang diikuti oleh KAMMI Komisariat Khairun, KAMMI Komisariat FKIP, KAMMI Komisariat STKIP, KAMMI Komisariat UMMU, KAMMI Daerah (KAMDA) dan KAMMI Wilayah Mauluku Utara.

Saat di hubungi poskomalut.com via WhatsApp, Rabu (13/01/2021) Ketua umum KAMMI Komisariat IAIN Almarwan mengatakan,  isu familiar sekarang, pertama persoalan dengan penembakan 6 laskar FPI yang dilakukan oleh pihak kepolisian sampai saat ini belum diusut tuntas.

Kedua, persoalan dengan Vaksinasi, bahwa tidak ada sosialisasi persoalan dengan penggunaan Vaksin tersebut dan kemudian padahal statemen wakil menteri hukum dan HAM Prof Edwar Hiriaje, mengatakan Vaksinasi sifatnya wajib yang diamanatkan oleh undang-undang sehingga yang menolak terkena sangsi pidana 1 tahun dan di denda 100 juta.

Lanjutnya, sedangkan kalau dilihat regulasi UU no 36 tahun 2009 ayat 3, bahwa setiap orang berhak secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya.

Maka tujuan dari dialog dengan tema, ada apa dengan negara kita?, untuk bagaimana mengembalikan esensi dari Demokrasi yang sekarang ini sudah carut marut.

Protokol kesehatan dan jaga jarak di terapkan pada kegiatan tersebut agar supaya mengantisipasi jangan sampai terjadinya penularan Covid-19. (Mg01/red)