TERNATE-PM.com, Komisi III DPRD Kota Ternate kembali melakukan kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Selasa (16/02). Kedatangan legislator ke instansi teknis persampahan ini terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pengelolaan persampahan, dan sekaligus memonitoring kinerja pengelolaan sampah yang ada di Kota Ternate.
Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U Malik, usai pertemuan kepada awak media menyebutkan setelah mengkroscek secara langsung kondisi, pengelolaan sampah menurutnya sangat memprihatinkan. “Setelah kita lakukan pemantauan, ada sejumlah problem yang dihadapi DLH. Ditambah, tidak didukung oleh prasarana yang memadai,” ungkap Anas, Selasa (16/02).
Anas bilang, dari keterangan Kadis DLH dari segi armada pengangkutan ada yang usianya 20 tahun masih dipakai untuk melakukan pelayanan. Tentu, kata dia ini tidak menjamin dari aspek keselamatan. Data yang di kantongi Komisi III jumlah armada pengangkut sampah dari DLH, hanya 18 unit dengan usia rata-rata diatas 10 tahun.
“Dalam rangka mendukung pengelolaan sampah secara maksimal. Kita akan mendesak pemerintah di tahun depan mengalokasikan anggaran untuk menambah sarana-prasarana, terutama armada pengangkut sampah minimal 5 unit,” tukasnya.
Anas menyebutkan, sementara ini karena keterbatasan armada pelayanan sampah untuk satu armada, melayani 4 kelurahan. Ini yang menjadi sebab sampah sering lambat terakomodir. “Pada APBD selanjutnya, Komisi III DPRD bakal memprioritaskan persoalan sampah sebagai hal yang urgen,” tuturnya.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Tonny Pontoh mengatakan selama ini pemerintah belum bisa membantu untuk keperluan urgent soal kebutuhan sarana-prasarana DLH. Menurutnya kecepatan pertumbuhan penduduk di Kota Ternate semakin pesat. Dimana ini juga berpengaruh dengan banyaknya jumlah sampah.
Kata dia, tentu selaku dinas teknis yang bertanggung jawab penuh soal persampahan ini, akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Hanya saja, pihaknya juga berharap agar pemerintah kedepan bisa lebih memberikan sumbangsi pemikiran dalam menyikapi persoalan sampah di kota ini.
“Masyarakat juga bisa memberi dukungan, untuk dapat menjaga kebersihan lingkungan. Buanglah sampah pada tempat, menjaga kebersihan lingkungan, menjadi hal sederhana dalam mendukung DLH,” harapnya. (agh/red)


Tinggalkan Balasan