WEDA-PM.com, Ketua komisi III DPRD Halmahera Tengah (Halteng), Aswar Salim, berharap tidak ada pihak yang mempolitisir masalah pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR), apalagi mengangkat isu yang tidak benar.

Aswar menegaskan, progres pekerjaan sudah capai 30 persen. Sementara  realisasi anggaran baru sekitar 15 persen. Ini artinya, Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Tengah, masih punya utang kepada pihak rekanan sekitar 15 persen. “Pemda belum selesaikan anggaran sesuai dengan capaian pekerjaan. Jadi kalau ada isu yang berkembang diluar kalau GOR bermasalah dan akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu tidak benar,” tegas Aswar Salim, kemarin.

Aswar bilang, saat ini realisasi pekerjaan lebih besar dari pada realisasi anggaran. Dia menilai, tidak ada masalah dalam proyek pembangunan Gelanggang Olahraga yang sementara ini berlangsung. “Kami menilai tidak ada masalah dalam proyek pembangunan GOR. Makanya, kami berharap dalam proyek ini tidak ada yang mempolitisir, maupun angkat isu yang tidak benar,”ungkapnya.

Politisi Golkar ini menyatakan, progres pekerjaan dan keuangan masih berjalan seimbang. Untuk itu, publik jangan menilai GOR tidak jalan karena uang sudah dicairkan kemudian dipakai. “GOR tidak ada persoalan. Kalau masalah lahan itu lain lagi,”tukasnya.

Anggota DPRD asal Weda ini, berjanji akan terus mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan yang ditargetkan setiap bulan. “Kami dari komisi III berkomitmen setiap bulan bakal evaluasi. Kami bahkan optimis bisa selesai,”katanya.(msj/red)