TERNATE-PM.com, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah sudah menyelesaikan pekerjaan pembangunan maupun pemberdayaan masyrakat dari Dana Kelurahan Tahun 2020 senilai Rp 350 juta.

Lurah Kalumpang, Mohtar Umasangadji mengatakan, Dana Kelurahan (DK) tahap dua digunakan untuk kegiatan fisik, yakni pertama, drainase di dua tempat dengan ukuran 30 dan 51 meter di RT 01, RW 2.  Pembangunan Drainase yang kedua berada di RT 001/RW 005 dengan panjang 72 meter.

Sedangkan kegiatan ketiga pembuatan rabat penutup got berada di dua lingkungan yaitu RT 02/RW 02 dengan volume kerja 106 meter dan lebar 60 Cm, di lingkungan tanah mesjid RT 002 dan RW 005 dengan panjang 87, lebar 75 Cm, serta pembuatan jalan paving blok RT 002 dan RW 004 dengan panjang 120 meter dan  lebar 1 meter.

“Untuk jalan paving blok itu 120 meter di lapangan menjadi 208 M, karena permintaan warga kalau bisa ditambahkan, dan itu sudah selesai,”kata mohtar.

Untuk tahap dua ini pagu anggarannya Rp. 179 juta dan tahap pertama Rp 170 juta lebih. Target dari Kelurahan sudah 100% tuntas. Rincian anggaran drainase ada Rp 29 juta lebih, dan Rp 40 juta lebih. Sementara untuk jalan paving blok Rp 32 juta.

“Harapan kami dengan program kegiatan yang sudah kami realisasikan ini, baik fisik dan pemberdayaan masyarakat di masing-masing lingkungan tolong dijaga dan dirawat, karena apa yang kita laksanakan itu adalah anggaran negara, karena itu merupakan fasilitas yang diberikan oleh negara kepada Kelurahan untuk masyarakat yang berada di wilayah tersebut, dengan bagaimana masyarakat membayar pajak,”Harapnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena di tahun 2020 ini, Kelurahan Kalumpang terbaik mendapatkan nilai tertinggi peringkat pertama untuk pembayaran pajak juara 1.

“Dari hasil pembayaran pajak masyarakat bisa nikmati pembangunan yang telah kami laksanakan dengan anggaran DK, karena pajak itu digunakan pembangunan tingkat Kelurahan. Baik DPPK maupun DK,” ujarnya, di ruang kerjanya, Senin (28/12/2020).

Ia menambahkan, jika ada yang tidak sesuai atau masih kurang, warga bisa sampaikan  agar mencari solusi dengan baik.  “Kalau pun hari ini ada lingkungan yang belum dibangun atau diakomodir, insya Allah tahun depan 2021 diusulkan supaya kita prioritaskan,”tutupnya. (Mg02/red)