MABA-PM.com, Amanat Penderitaan Rakyat (AMPERA) Halmahera Timur (Haltim) mendesak Bupati Ubaid Yakub segera mencopot Kepala Dinas Pariwisata, Hardi Musa dan Sekertaris Derah (Sekda) Ricky Khairul Rifat. Ini adalah salah satunya point yang dicantumka pernyataan sikap AMPERA saat bernjuk rasa di depan Kantor DPRD dan Bupati Haltim, Senin (23/08/2021).
Sekjen AMPERA Muhibu Mandar menyampaikan, lajimnya suatu organisasi pemerintahan, di dalamnya sudah pasti terjadi interaksi antara individu dengan beragam karakter. Sehingga apabila terjadi konflik interest maka dapat dipastikan bakal bedampak pada kinerja, termasuk kebijakan dan pelayanan publik.
“Konflik kepentingan semacam ini harus menjadi evaluasi pemda sehingga potensi tidak maksimalnya roda pemerintahan dapat dicegah. Karena apapun alasannya, pelayanan prima atas pemilik sah kedaulatan (rakyat) harus diprioritaskan,” ungakpnya.
Kata dia, menyikapi berbagai kondisi sosial, politik dan dinamika pemerintahan yang terjadi di Kabupaten Halmahera Timur, berkaitan dengan polemik yang terjadi di kalangan birokrat dan masyarakat, AMPERA merasa perlu dan penting menyampaikan pernyataan sikap. Diantaraya; pertama, mendesak bupati meninjau kembali SK honorer daerah Halmahera Timur tahun 2021. Selain tidak berdasar juga berdampak langsung pada aspek pelayanan terutama dinas pendidikan dan kesehatan.
Kedua, mendesak bupati segra mencopot Kadis Parwisata dan Sekda Haltim. Mengingat perseturuan d idalam internal birokrat bakal berdampak pada buruknya kebijakan dan pelayanan publik.
Ketiga, mendesak Bupati Haltim segera meminta kejaksaan untuk melakukan investigasi penggunaan dana Covid-19 tahun 2020 sebagaimana disampaikan DPRD melalui pandangan akhir fraksi merah putih.

Tinggalkan Balasan