TOBELO-PM.com, Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2022 untuk 192 Desa se Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dikabarkan turun. Itu disebabkan adanya recofusing pengalihan anggaran 10 persen untuk penanganan Corona Virus Desiase (Covid 19). Hal ini disampaikan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pemda Halut dengan 196 Desa se Halut bertempat Hotel Grendland Tobelo. Senin (21/03).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halut Wenas Rompis membenarkan, dalam tiga tahun terakhir anggaran ADD dan DD dari Rp. 55 Miliar di tahun 2020 turun menjadi Rp 53 Miliar lebih di tahun 2023. Kemudian untuk anggaran ADD dan DD di tahun 2022 juga ikut kolaps dengan turunnya menjadi Rp 52 Miliar lebih yang dianggarkan ke 192 Desa Definitif se Kabupaten Halut.
“Turunnya ADD sebesar 10% bersumber dari Dana Alokasi Umum ( DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022. Saat ini untuk anggaran ADD dan DD sudah tersedia, untuk itu para kepala Desa segera mempersiapkan persyaratan pencairan”, Jelas Kadis PMD Halut.
Terpisah Bupati Halut Ir.Frans Manery, menegaskan kepada seluruh para kepala Desa bahwa meski tahun 2022 ini, anggaran ADD dan DD turun sedikit, tetapi wajib menggunakan perencanaan yang bersinergi program dengan Pemda Halut, tidak harus beranggapan tanggungjawab pembangunan daerah hanya Bupati dan Wakil. Tetapi para Kepala Desa juga dituntut bertanggung jawab atas prospek pembangunan di Halut melalui Desa.
“Kades merupakan pejabat desa yang mempunyai wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga desanya dan melaksanakan tugas dari Pemda”, Jelas Bupati.
Lanjut Frans, seluruh Kades harus mempunyai perencanaan untuk membangun Desa untuk kesejahteran masyarakat. Kemudian perencanaan Desa harus sejalan dengan konsep pembangunan kabupaten Halut dengan konsep Halut bersih dan terang. Dan untuk itu, bersih dan terang ini bukan hanya tugas bupati dan wakil, tetapi tugas para Kades untuk membuat Desa terang dan bersih.
“Saya bakal evaluasi kebersihan disetiap desa. Untuk itu setiap Kades harus punya tanggungjawab terhadap lingkungan, ini bukan hanya untuk wilayah kota, tapi seluruh desa yang ada di Halut”, tegas Bupati. (Mar/red)

Tinggalkan Balasan