MABA-PM.com, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bina Lingkungan Pesisir dan Pulau (BLPP) Halmahera Timur (Haltim) melakukan pelepasan karang buatan sebanyak 100 unit di pantai Kota Maba, Halmahera Timur, Sabtu (20/08/2021). Kegitan itu sebagai bentuk kepedulian BLPP atas kondisisi ekosistem lingkungan terutama terumbu karang yang sudah mulai rusak akibat aktivitas manusia dan tambang.
Ketua LSM BLPP Halmahera Timur, Anas Pajung, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya turut prihatin atas kondisi terumbu karang yang sudah mulai rusak sehingga menggangu ekosistem laut terutama di pesisir pantai karena tingginya aktivitas pertambangan di Halmahera Timur.
“Kalau dulu nelayan kita bisa melaut dan mendapatkan hasil tangkapan maksimal hanya beberapa meter dari pesisir pantai, tetapi saat ini sudah sangat jauh nelayan menangkap ikan karena salah satu faktornya adalah rusaknya terumbu karang sebagai tempat berkumpul dan bertelur ikan,” jelas Anas.
Untuk itu, kata dia, perlu adanya intervensi manusia terhadap kondisi terumbu karang yang sudah rusak karena tertimbun sendimentasi aktivitas tambang maupun kegiatan lainnya, seperti racun, pengeboman maupun menjadikan karang untuk pembuatan fondasi rumah.
“Makanya sebagai LSM yang bergerak di bidang lingkungan, kami turut prihatin dan tentu langkah intervensi dilakukan yang disponsori PT Antam ini, adalah membuat terumbu karang buatan sebagai langkah rehabilitasi untuk mempertahankan sumberdaya laut. Agar aktivitas ikan yang sudah mulai menjauh dari pesisir bisa kembali bertelur di spot-spot karang buatan yang kami buat,” ujar Anas.
Dirinya meminta kepada semua pihak baik pemerintah daerah, masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di Halmahera Timur agar semangat merawat karang demi keberlangsungan generasi kedepannya.
“Karena perikanan adalah potensi besar masyarakat sehingga perlu dirawat dan dijaga dengan baik. Perikanan adalah masa depan Halmahera Timur, sedangkan pertambangan adalah sumberdaya yang sewaktu waktu bisa habis,” tandas Anas.
Senada dengan itu, Kepala Desa Maba Sangaji Kota Maba, Kasman Mahmud, mengaku bangga dengan kegiatan kegiatan BLPP yang selalu bersentuhan dengan kebutuhan hidup masyarakat terutama nelayan di Halmahera Timur.
“Saya sanggat bangga ada anak muda yang punya terobosan dan inovasi budi daya karang. Ini adalah langkah baik untuk masa depan genarasi, karena faktanya memang terumbu karang kita hampir habis terutama di daerah pesisir yang berdekatan degan aktivitas tambang dan manusia,” katanya.
Dirinya meminta agar aktivitas berupa membuang sampah ke pantai segara dihentikan masyarakat. Pasalnya, itu dapat merusak lingkungan dan ekosistem laut di Halmahera Timur.
“Tentu perlu adanya kesadaran masyarakat, kalau bisa dijaga dengan baik maka, potensi kita bisa bertahan lama,” jelas dia.
Meneger Eksternal Relation PT Antam, Try Wiyono, mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya perlindungan maupun pelestarian lingkungan baik di darat maupun laut yang dilakukan BLPP Haltim terutama pelestarian turumbuh karang.
“Sebagai perusahaan, kami punya tanggung jawab besar. Dan ini bukan saja keinginan perusahaan tetapi negara, sehingga kalau kegiatan-kegiatan seperti ini kami sangat mendukung baik dari sisi materi mapun non materil,” ujarnya.
“Kami juga selalu membuka diri untuk bekerja sama dengan kelompok manapun. Kegiatan yang bertujuan baik untuk masyarakat kita, salah satu kerja sama yang kami lakukan seperti BLPP ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris DKP Haltim, Rustam Ali, meminta kepada masyarakat agar turut serta mengawasi dan merawat terumbu karang, karena saat ini untuk pengawasan terumbu karang sudah menjadi domain pemerintah provinsi sehingga pihaknya sudah tidak memiliki daya lebih.
“Memang kegiatan seperti ini sangat jarang dan ini baru pertama kali dilakukan oleh LSM. Kami baru 1 kali pada tahun 2016. Untuk itu, pelestarian dan pengawasan adalah tanggung jawab bersama semua pihak. Kalau ada warga yang melihat atau menemukan ada oknum meracuni dan melakukan pengeboman ikan agar segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Penulis : Ikam|Editor : Mgr



Tinggalkan Balasan