MABA-PM.com, Dinas Perhubungan Halmahera Timur (Haltim) telah melakukan pertemuan dengan Balai Perhubungan untuk meminta armada pengangkut siswa. Salah satunya mobil angkutan pelajar dari desa Saramaake ke Ekor yang dikeluhkan masyarakat beberapa waktu lalu.

Plt Kadis Perhubungan Haltim, Dwi Cahyo mengakui untuk armada pengangkut siswa yang ada di Haltim memang kekurangan, maka dari itu, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Balai Perhubungan untuk meminta armada pengangkut siswa di wilayah-wilayah tertentu.

“Setelah mendapatkan informasi melalui media bahwa siswa-siswi yang berangkat sekolah dari Saramake menuju Ekor yang menumpangi dump truck. Untuk itu Dishub langsung melakukan permintaan armada sekolah ke balai,” ujarnya saat ditemui di ruanganya, Senin (01/11/2021).

Dikatakannya, setelah melakukan pertemuan dengan balai, pihaknya diminta untuk membuatkan peta kebutuhan di setiap wilayah yang membutuhkan armada pengangkut para pelajar.

“Saya sudah memerintakan kepala bidang untuk membuatkan peta kebutuhan untuk bus sekolah yang ada di Haltim, agar supaya kebutuhan tersebut terbaca juga di balai. Jangan sampai ada mis komunikasi,” tuturnya.

Sehinga kedepan, kata dia, dengan peta kebutuhan tersebut menjadi dasar balai untuk memenuhi kebutuhan angkutan siswa di masing-masing wilayah tersebut, melalui dana alokasi khusus maupun dana hibah dan lain sebaganiya.

“Selama ini peta kebutuhan belum dipegang oleh Balai Perhubungan maka belum adanya bus pengangkut siawa yang paling dibutuhkan,” tandasnya.

Penulis : Ikam|Editor : Mgr