TOBELO-PM.com, Petani Kopra di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) bisa bernafas legah. Pasalnya harga kopra yang sempat turun drastis hingga 3000 perkilo, kini lonjak naik diangka harga 10.200 per Kilogram.
Naiknya harga kopra ini tentunya menjadi kabar bahagia bagi petani kopra. Mimpi mengsekolahkan anak-anak pun bisa terwujud. Setelah harga kopra naik, para petani kopra pun mulai bekerja mengejar harga yang tengah naik.
“Torang so bisa hidupi kebutuhan skolah anak anak kami, dan ini merupakan tidak disangka sangka, ditengah Pandemi Covid 19 baru harga kopra naik sampe 10.200 perkilo,” ujar petani kopra Kamal Kanaha.
Lanjut ia, pekan lalu harga kopra masih diangka 9.200 perkilo, namun hari ini harga kopra sudah tembus 10 ribu lebih. Naiknya harga kopra ini, membuat para petani berlomba lomba mengerjakan kopra demi mengejar harga yang takutnya turun kembali. Sebab pernah ditahun 2008 harga kopra sempat naik 10 ribu perkilo, namun harga itu hanya bertahan selama tiga hari.
“Kita kejar harga yang naik ini, jangan sampai harga kopra 10 ribu ini bisa turun lagi, seperti terjadi ditahun 2008,” bebernya.
Sementara salah satu Buruh Kopra Gudang Mirah Heriki mengatakan, saat ini untuk gudang mirah harga kopra masih berfaedah dengan beberapa kategori. Diantaranya jika muatan kopra langganan, maka harga Kopra 9.700 perkilo, namun untuk Kopra Liar maka harga sudah 10.200,” Di Gudang Mirah sini, kopra Langganan harganya masih 9.200 perkilo, sementara Kopra liar harganya 10.200 perkilo,” singkatnya. (mar/red)



Tinggalkan Balasan