TERNATE-pm.com, Wali Kota Ternate, Burhan Abdul Rahman menyebutkan pembangunan multiyears yang menyerap angaran cukup besar itu tidak termasuk hutang. Tapi itu program pemerintah dan DPRD Kota Ternate yang pembayaranya berkelanjutan dari tahun 2019, 2020 sampai berakhir tahun 2021.
Ia menyampaikan, proyek multiyeaers diselesaikan sesuai dengan kontrak MoU antara pemerintah kota dengan DPRD. Proses penyelesaian pembayarannya tiga tahun, sehinga diselesaikan pada tahun 2021 sesuai dengan kesepakatan.
“Pembangunan multiyears bukan hutang. Jika hutang kita harus meminjam angaran setelah itu kita wajiban membayar kembali,” ujar Burhan Abdurahman saat di wawancarai sejumlah media, Selasa (05/01/21).
Program multiyears kata dia, itu di sepakati dari awal tahun 2019 sampai pada 2021. Maka dengan itu sistem pembayaran bertahap yang durasi waktu selama tiga tahun.
“Pembayarannya bertahap. tahun depan bayar barapa, tahun berikutnya juga demikian,” tandasnya.
Diketahui, program multiyers yang dilakukan pembayaran secara bertahap hingga di tahun 2021. Tersisa kurang lebih Rp 81 milyar yang harus dibayar Pemkot. (Ris/red)


Tinggalkan Balasan