MABA-PM.com, Bulan Maret menjadi hari istimewa bagi seluruh perawat di Indonesia. Pasalnya, bertepatan pada bulan kelahiran hari perawat nasional yang juga merupakan hari lahir organisasi profesi perawat yakni Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tepatnya pada tanggal 17 Maret 1974.

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PPNI ke-47, RSUD Kota Maba menggelar kegiatan dengan tema “Perawat Tangguh, Indonesia Bebas Covid-19 dan Masyarakat Sehat”. Tema ini diangkat sebagai gambaran di tengah pandemi Covid-19, perawat merupakan garda terdepan sekaligus tembok pertahanan terakhir dalam penanganan virus menular yang berjuang secara terus-menerus mengemban tugas dan amanah sebagai profesi.

Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI RSUD Maba, Nurdani Soleman S.Kep dalam sambutanya melalui surat edaran dari DPP PPNI menyampaikan, PPNI selaku organisasi profesi perawat merupakan perwujudan semangat keperawatan di mana seluruh pelayanan pada intinya fokus pada menjaga dan meningkatkan status kesehatan klien, keluarga dan masyarakat.

Pemotongan tumpeng yang dilakukan Dirut RSUD, Dr. Muhammad Nasir bersama dengan ketua DPK PPNI RSUD Maba, Nurdani Soleman.

Dirinya menyerukan pada peningkatan profesionalisme sebagai tenaga profesional yang menjalani kegiatan sehari-hari.

“Kemudian, kita juga harus menghargai profesi kita. Apa yang menjadi profesi kita itu yang harus kita peduli,” ujarnya.

Dikatakanya, dengan HUT ke-47 merupakan perwujudan semangat di mana pelayanan keperawatan pada intinya menjaga dan meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Kata dia, dengan momen dirgahayu profesi ini, sebagai semangat untuk meningkatkan rasa optimis perawat dalam pelayanan sesuai standar penanganan pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, kegiatan HUT juga dirangkai dengan pembagian masker dan leflet oleh seluruh perawat yang ada di RSUD Maba di beberapa titik tempat umum yakni di dalam dan depan RSUD Maba, jalan raya-Pasar Kota Maba.

“Pembagian masker dan leflet sebanyak 500 pcs, yang dibagikan pada masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi vaksin Covid-19 dan protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas untuk diberitahukan kepada masyarakat dan pengunjung di area RSUD lewat leflet.

Pembagian masker dan leflet yang dilakukan DPK PPNI RSUD Maba kepada masyarakat.

“Serta pentingnya manfaat vaksin dalam mencegah Covid-19, karena tak kenal maka tak kebal dan meyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksin tersebut aman dan halal, merujuk dalam fatwa MUI : NO 02 TAHUN 2021 Tentang Produk Vaksin COVID-19 dari Sinovac Life Sciance CO. LTD China dan PT. Biofarma (Persero), dinyatakan bahwa vaksin tersebut hukumnya suci dan halal.

Sementara itu, Direktur RSUD Maba Dr. Muhammad Nasir, dalam kesempatan tersebut mengatakan dengan dirgahayu PPNI ke-47 dirinya menginginkan organisasi PPNI terus menjaga kekompakan antara perawat dan meningkatkan kerjasama antara profesi di lingkup RSUD Kota Maba. Kemudian juga saling menghargai antara sesama profesi. Apabila itu dijalankan maka tugas profesi akan berjalan dengan baik.

“Karena tidak ada satu profesi yang bisa berdiri sendiri tanpa adanya kerja sama. Maka dari itu dengan momentum dirgahayu PPNI ke 47, mari kita tingkatkan profesonalisme petugas kesehatan,” pintanya.

Dirinya juga menginginkan agar perawat harus meningkatkan ilmu di bidang kesehatan, walaupun saat ini di RSUD Kota Maba minim mengikuti pelatihan-pelatihan, tapi sebagai perawat harus memanfaatkan teknologi di bidang IT untuk mengikuti pelatihan online menggunakan meetingzoom dan memanfaatkan aplikasi lainya.

Adapun seluruh perawat DPK PPNI RSUD mengucapkan selamat hari jadi PPNI dengan semangat profesonalisme.

Penulis : Ikam|Edito: Ra