MABA-PM.com, Tingginya angka kekerasan dan pelecehan seksual anak di bawah di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, dari tahun 2020 hingga 2021 disebabkan beberpa faktor dan latar belakang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlondungan Anak Haltim, Amin Ambeau mengatakan, faktor lingkungan, media sosial, minimnya pegetahuan agama dan kurangnya perhatian orang tua terhadap anak menjadi penyebab terjadinya perbuatan amoral terhadap anak di bawah umur.

Amin menjelaskan, kasus kekerasan terjadi dipengaruhi banyak hal. Namun kata dia, pada intinya orang tua berperan penting dalam mengawasi aktivitas anak baik itu pergaualan, bermedia sosial dan peningkatan pengetahuan anak terhadap agama. Hal ini menurut dia, dapat meminimalisir potensi terjadinya kekerasan dan pelecehan anak dibawa umur terjadi di lingkungan masyarakat.

“Seharusnya anak menjadi perhatian khusus bagi orang tua dan keluarga bukan hanya di sekolah, P3A dan instansi terkait untuk turun melakukan penyuluhan dan sosailisasi kekerasan anak. Namun harus ada perhatian khusus dari orang tua,” jelasnya.

Untuk meminimalisir kasus kekerasan dan pelecehan seksual di bawah umur, Dinas P3A terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan terhada masyarakat terutama anak-anak sekolah.

“Untuk memberikan pengetahuan terkait dengan kekerasan dan pelecehan anak di bawah umur. Jadi, P3A dan instansi terkait baik itu Porles dan kejaksaan terus melalukan penyeluhan ke masyarakat dan sekolah,” ujar Amin.

Dikatakanya, terkait kasus kekerasan yang diterima Dinas P3A, pihaknya langsung melakukan pendampingan sosial terhadap yang korban yang mengalami kekerasan.

“Dinas P3A selalu siap melakukan pendampingan kepada korban yang memgalami kekerasa,” ujarnya.

Amin menambahkan, selama tahun 2020, Dinas P3A sudah menerima laporan kasus kekerasan dan pelecehan seksual anak di bawah umur sebanyak 12 kasus. Sedangkan tahun 2021 sesuai laporan di Kejaksaan, kasus pelecehan seksual anak di bawah umur terdapat 14 laporan.

Penulis : Ikam|Editor: MGR