poskomalut, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba, termasuk potensi penggunaan rokok elektrik atau vape sebagai media memasukkan zat berbahaya.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Raya Almunawar, Kota Ternate, Jumat (6/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Arif mengajak masyarakat tidak hanya menjauhi narkoba, tetapi juga aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan rokok elektrik atau vape sebagai media memasukkan zat berbahaya, termasuk narkotika,” tegas Arif.
Menurutnya, persoalan narkoba kini telah menyasar berbagai lapisan masyarakat sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen untuk mencegah peredarannya.
Kapolda juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak-anak.
Ia menilai penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminalitas dan menghancurkan masa depan generasi muda.
“Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminalitas, menghancurkan masa depan generasi muda, serta membawa dampak buruk bagi keluarga,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, Arif menyebut Polri juga telah menerapkan pembatasan internal terhadap penggunaan vape bagi personel.
Selain persoalan narkoba, dalam kegiatan tersebut Kapolda turut menyampaikan komitmen Polri memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.
Ia meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan kritik, saran maupun laporan apabila menemukan anggota Polri yang melakukan pelanggaran atau tindakan di luar ketentuan.
“Setiap informasi akan menjadi bahan evaluasi internal, dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor,” katanya.
Arif juga menekankan pentingnya profesionalisme personel dalam pelaksanaan tugas, termasuk saat kegiatan penertiban dan Operasi Patuh Lalu Lintas yang dilaksanakan bersama TNI dan Dinas Perhubungan.
Ia meminta personel mengedepankan pendekatan edukatif, menghindari penyalahgunaan kewenangan serta tidak melakukan praktik pungutan liar.



Tinggalkan Balasan