WEDA-pm.com, Momentum perebutan kursi di parlemen mulai terasa. Banyak bermunculan figur muda dengan ide progresif dan inovatif ditawarkan untuk merebut hati rakyat agar bisa menjadi wakil di kursi parlemen.

Salah satunya figur muda asal Halmahera Tengah, Irfan Ali. Putera asli negeri Fogogoru itu siap berkompetisi dalam pesta demokrasi 2024 nanti.

Mengenal lebih dekat sosok Irfan Ali.

Putera Fagogoru yang juga pengusaha mudah itu siap menjadi kompetitor dalam perebutan kursi legislatif Provinsi Maluku Utara Dapil III Tikep, Haltim dan Halteng tahun depan.

Pengusaha mudah dengan mental beran itu saat ini menjadi salah satu sosok yang diperbincangan di kalangan masyarakat Haltim, Tidore dan Halteng.

Ini merujuk pada klaim elektabilitas dan popularitas di kalangan masyarakat yang tinggi. Hal ini menjadikan Irfan salah satu figur yang berpotensi memiliki kursi di legislatif provinsi.

“Nama lengkap saya itu Irfan Ali. Sebagian besar di kalangan masyarakat banyak yang belum tahu nama asli saya. Sebab hari hari saya hanya disapa Ifan,” katanya saat diwawancarai jurnalis poskomalut.com, Senin (22/5/2023).

Ditanya apa yang menjadi dasar pemikiran Ifan memilih politik sebagai ruang dialektika dan Nasdem sebaga perahunya salam berkompetisi, Ifan mengungkapkan, sikap bergabung di partai besutan Surya Paloh itu karena lebih merasa nyaman.

“Saya tertarik dengan selogan restorasi. Sebab selogan ini dapat diartikan bahwa selogan yang besifat sangat baik secara universal. Baik dari sisi agama, suku, ideologi maupun perbedaan lainnya,” terang suami dari Yunita Abd Aziz itu.

Ayah dari ananda Zio itu menjelaskan, tujuan semua partai itu sama, yaitu menyejahterakan rakyat.

“Teman teman saya juga banyak di partai lain dan kemudian kita juga saling komunikasi. Namun saya lebih merasa nyaman di Nasdem. Dan tentunya, langkah politik saya ke Nasdem selain ada selogan restorasi dan rasa nyaman, ada juga beberapa tokoh masyarakat serta keluarga yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap langkah saya ke Nasdem,” jelasnya.

Lebih lanjut anak dari pasangan M. Ali Ahmad, asal dari Desa Maffa, Gane Timur dan Kuraisya Sarakba, dari Desa Lelilef, Desa Woyebuleng itu menyampaikan, saat ini untuk proses sosialisasi dan konsolidasi, dirinya bersama keluarga, tim dan simpatisan terus bergerak hingga ke pelosok desa.

“Terkait dengan nama saya yang konon katanya sudah menjadi perbincangan di setiap lapisan masyarakat, mungkin saja itu tidak terlepas dari sifat atau pembawaan kita terhadap sesama. Baik yang ditanam, makan baik pula yang akan dipetik,” bebernya.

Di samping itu, dirinya mengklaim bahwa proses sosialiasi dan konsolidasi saat ini menambah kepercayaan dirinya untuk bertarung dan menang bersama Nasdem di Dapil III.