poskomalut, Kontingen Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Maluku Utara kembali torehkan prestasi mentereng pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Piala AHY 2026 di Jakarta.

Dari 15 atlet yang diberangkatkan, Pertina Malut berhasil membawa pulang 13 medali, terdiri atas tujuh emas, dua perak, dan empat perunggu.

Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara, Nasri Abubakar, menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan para petinju yang telah menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Maluku Utara di tingkat nasional.

Nasri mengaku bangga atas perjuangan para atlet yang telah bertanding dengan penuh semangat, disiplin, dan keberanian di atas ring.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, serta seluruh tim yang mendampingi kontingen selama mengikuti kejuaraan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara yang terus memberikan doa dan dukungan kepada para petinju selama berjuang di Jakarta.

“Saya merasa bangga atas perjuangan dan pencapaian anak-anak kita. Mereka telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk mengharumkan nama Provinsi Maluku Utara di tingkat nasional,” kata Nasri, Minggu (25/10/2026)

Ia menegaskan, keberhasilan meraih 13 medali tersebut harus menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Maluku Utara atas doa dan dukungannya. Semoga menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih lebih keras, meningkatkan prestasi, dan membawa nama Maluku Utara semakin diperhitungkan dalam dunia tinju nasional,” ujarnya

Adapun tujuh medali emas yang diraih, lima dipersembahkan petinju kategori junior dan dua lainnya berasal dari kategori youth.

Pada kategori junior, Nadiratul Aulia Harun meraih medali emas kelas 46 kg putri setelah mengalahkan Michael Emely Metekohy, petinju asal Jawa Barat.

Samsia S. Naser juga sukses meraih emas kelas 52 kg putri setelah menaklukkan Zefanya Adipati dari Jawa Barat.

Ferdiansa Mansa merebut medali emas kelas 48 kg putra usai menumbangkan Yunior M.D. Elias dari Sulawesi Utara. Mubin Moni menyumbangkan emas kelas 52 kg putra setelah mengalahkan Yosta Lion Makerawe dari Jawa Barat.

Sementara itu, Mubarak Sahril mempersembahkan medali emas kelas 57 kg putra setelah mengalahkan Akbar April Panjaitan dari Jambi.

Pada kategori youth, M. Fatir R. Kadam meraih medali emas kelas 57 kg putra setelah menumbangkan Irham Ramdan, petinju asal Papua Barat Daya.

Medali emas ketujuh dipersembahkan Muhammad Mario Witarsa di kelas 60 kg putra setelah menumbangkan Febrian Matanael Hutauruk dari Riau pada partai final.

Dua Medali Perak dan Empat Perunggu

Selain tujuh medali emas, Pertina Malut meraih dua medali perak. Medali pertama dipersembahkan Syalomita Salasa dari kategori junior kelas 54 kg putri setelah kalah dari Yunitha Margaretha, petinju asal Jawa Barat.

Medali perak kedua diraih Natzriel Senen dari kategori youth kelas 48 kg putra. Natzriel seharusnya bertanding pada partai final menghadapi Moh Yusril dari Sulawesi Tengah.

Namun, cedera yang dialaminya membuat ia tidak dapat tampil pada laga puncak sehingga harus puas dengan medali perak.

Adapun empat medali perunggu diraih Dinezad P. Yusran M. pada kelas 50 kg junior, Raflay Y. Ibrahim pada kelas 54 kg junior, Najwa Puri Ramadhan pada kelas 48 kg youth, serta Juhr­ian Maulana pada kelas 54 kg elite putri.

Mag Fir
Editor