TERNATE-pm.com, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), menggelar operasi kepolisian terpusat Mantap Brata Kie Raha 2023-2024 atau latihan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka pengamanan pemilu serentak 2024 mendatang, Rabu (11/10/2023).

Latihan Sispamkota yang dipusatkan di Jln Jati Lurus, depan Sahid Bella Hotel Ternate tersebut melibatkan kurang lebih 800 personel dari masing-masing satker termasuk Sabhara dan Satuan Brigade Mobil (Satbrimob).

Dalam simulasi ini, sedikitnya 8 adegan tampilkan mulai dari tahap kampanye terbuka Calon Presiden Wakil Presiden hingga pada pembubaran massa dan pembebasan sandera oleh tim Gegana Sat Brimob Polda.

Kapolda Malut, Irjen Pol. Midi Siawoko dalam sambutannya menyatakan, latihan Sispamkota yang diselenggarakan ini bertujuan untuk kesiapsiagaan personel dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa saja terjadi.

Kapolda bilang, pesta demokrasi Pemilu tahun 2024 yang tahapan-nya tengah berlangsung pada tahun 2023 yang memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena untuk pertama kalinya Pemilu dan Pilkada digelar serentak di tahun yang sama tahun 2024 yaitu Pemilu diselenggarakan  pada tanggal 14 Februari 2024 sedangkan Pilkada diselenggarakan pada tanggal 27 November 2024.

“Dalam kacamata Kamtibmas, peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan, yang dapat memecah belah persatuan, serta penyebaran hoax dan hate speech, yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat,” ucap Kapolda.

Pada 22 Desember 2022 lalu Kapolda mengakui, Bawaslu RI telah luncurkan indeks kerawanan Pemilu 2024 dimana Provinsi Malut termasuk kategori rawan tinggi dengan skor 84,86 melalui empat dimensi dalam Pemilu yang demokratis yaitu sosial politik, penyelenggaraan Pemilu, kontestasi dan partisipasi.

Untuk itu, selaku Kapolda Malut dirinya menekankan bahwa Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai.

“Berbagai  potensi kerawanan telah dipetakan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, keberhasilan dalam pengamanan Pemilu tahun 2019, serta Pilkada serentak tahun 2018, menjadi salah satu referensi penting dalam pengamanan Pemilu tahun 2024.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta latihan Sispamkota agar jadikan latihan ini sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan, tingkatkan koordinasi antar fungsi yang baik serta harus mampu melaksanakan tugas yang diemban secara profesional, proposional, modern dan terpercaya sehingga terwujudnya Polri yang Presisi,” pungkasnya.