MOROTAI-PM.com, Puluhan tenaga kesehatan yang melakukan penanganan Covid 19 di Kabupaten Morotai telah mendapatkan dana insentif dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Bahkan, pemberian insentif itu sudah dilakukan sebanyak dua tahap.
“Sudah diminta dan diberikan ke petugas. Ada masuk di Perubahan, tinggal diberikan, bahkan sudah di realisasi ke rekening masing-masing petugas. Jadi sudah di minta dan sudah di realisasi ke rekening masing-masing. Pokoknya semua yang terlibat,”jelas Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pulau Morotai, Julyus Giscard kroons ketika dikonfirmasi media ini kemarin.
Menurutnya, pembayaran insentif terhadap petugas kesehatan itu berfariasi baik dokter maupun tenaga yang lainnya.”Dia hitung perbulan. Kalau untuk besarannya saya sudah lupa berapa. Tapi hal ini kan saya sudah buat tim khusus untuk tim Verifikasi, Jadi sudah terbayar dari Maret. Sekarang ini belum karena lagi kosong jadi ada minta lagi. Jadi yang di bayar itu kalau tidak salah sampai bulan Juli. Tapi yang pasti nanti dikonfirmasikan ke Ibu Ina,”katanya.
Ditanya apakah anggaran tersebut untuk semua petugas penanganan Covid-19 Morotai baik itu Satpol-PP, TNI-Polri dan petugas Kesehatan, dirinya mengaku bahwa anggaran tersebut tidak untuk semua petugas penanganan Covid-19 di Pulau Morotai.
“Oo tidak, karena memang anggaran ini hanya di peruntukan untuk petugas kesehatan saja. Petugas kesehatan semua, baik itu di puskesmas, RSUD dan Dinkes, jadi petugas yang terlibat langsung dalam penanganan Covid,”jelasnya.
Sekedar diketahui, besaran insentif untuk petugas kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid-19 Pulau Morotai sesuai dengan pernyataan Kepala Dinas Kesehatan pada pemberitaan sebelumnya diantaranya, Dokter Spesialis Rp. 15 juta, Dokter Umum Rp. 10 juta, Perawat/Bidan Rp. 7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp. 5 juta.(Ota/red)


Tinggalkan Balasan