TERNATE-PM.com, Aparat keamanan seperti Polisi dikerahkan untuk mengawal berjalannya Sidang Pleno pada hari jum’at (11/12/20) yang bertempat di Asrama Haji Kelurahan Ngade.

Penjagaan ketat dari pihak Kepolisian dengan tujuan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu saat berjalannya Sidang Pleno nanti.

Ishak Tanlain, kepala bagian operasi kepada sejumlah wartawan mengatakan, personil yang diturunkan spring di Gedung Asrama Haji berjumlah 33 personil, anggota BKO (Bawah Kendali Operasi) dari Brimob berjumlah 33 orang, maupun di camat berjumlah 44 orang, ditambah dengan anggota siaga Polda.

“Untuk mencegah jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dari dua kubu yaitu 02 dan 03, dan juga 01 dan 04 juga turut hadir maka kita antisipasi BKO (Bawah Kendali Operasi) yang ditempatkan di Mako Polres itu dihadirkan disini termasuk dari rekan-rekan Brimob” Ungkapnya.

Lanjutnya, yang dikerahkan di Sidang Pleno Selatan berjumlah 125 personil, tetapi yang berada disini baru 75 karena yang lain masih standby di Mako.

“Larangan Konvoi langsung dari Presiden maupun dari Kapolri dan di turunkan ke Kapolda untuk di sampaikan kepada masing-masing calon dan pendukungnya agar jangan melaksanakan Konvoi karena sangat mengganggu ketertiban umum apalagi di situasi Pademi Covid-19,” Tegasnya.

Dirinya menambahkan, tadi juga ada dari pihak 03 masukan surat untuk mengadakan konvoi tetapi kepolisiam menolak. “Sebenarnya kami melaksanakan siaga di Polres Ternate akan tetapi berhubung massa sudah menuju ke Asrama Haji maka kami tarik sebagian kesini untuk membantu rekan-rekan yang ada disini,”katanya.

Kepolisian menghimbau kepada massa yang ada bahwa pemilihan sudah berakhir, jika ada yang merasa dirugikan laporkan ke Bawaslu maupun KPU. “Jangan membuat hal-hal yang tidak baik maka akan merugikan diri kita sendiri dan orang lain, tuturnya. (Rif/Red)