MABA-PM.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Halmahera Timur (Haltim), akhirnya merespon abruknya atap stadion Kota Maba beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi I DPRD Haltim, Yusak Kiramis, kepada wartawan mengatakan, pihaknya mempertanyakan konstruksi bangunan atau atap stadion Kota Maba yang mudah abruk saat tertiup angin.

“Kita bakal cari tahu terkait konstruksi stadion. Apakah dikerjakan sesuai dengan prosedur atau seperti apa,” ujarnya, Selasa (3/8/2021).

Untuk itu, kata Yusak, pihaknya bakal panggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraha (Dispora) Haltim, Ailen Goeslaw, bersama dengan konsultan perencanaan proyek tersebut.

“Saat ini kadis masih ikut diklat di luar daerah, makanya nanti balik baru kita minta penjelasan,” ungkap Yusak.

Senada, anggota DPRD Haltim, Ashadi Tajudin, mengatakan, terkait robohnya stadion harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh, terutama pada sisi perencanaan.

Menurutnya, harus ditelusuri apakah perencanaan sudah sesuai prosedur atau tidak. Kalau memang dari segi penganggaran belum memadai, kenapa konsultan memaksakan untuk cepat dibangun.

“Padahal kalau ditunda tahun depan, kan anggarannya bisa ditambah. Dari pada dibangun langsung ambruk, ini kan merugikan keuangan daerah,” tegas Ashadi.

Ashadi meminta Pemkab Haltim, agar mengubah konstruksi dari sebelumnya mengunakanan tiang utama dari baja ringan menggunakan baja berat.

“Masa tiang utama pake baja ringan, sedangkan harus dihitung juga soal kecepatan angin dan lain. Kita berharap kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Penulis : Ikam|Editor : Mgr