poskomalut.com
baner header

11.724 Warga Halut Terancam Golput

TOBELO-PM.com, Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 mendatang, rupanya masih 11.724 warga Kabupaten Halmahera Utara (Halut), belum memiliki e-KTP, dan Surat Keterangan (Suket). Hal ini dapat mengancam warga tidak punya hak pilih ataua golput pada Pilkada 23 September 2020 mendatang. Bawaslu Kabupaten Halut meminta melalui surat edaran meminta Didukcapil Halut untuk segera melakukan perekaman e-KTP, bagi pemilih yang memenuhi syarat.

Koordintor Devisi Pengawasan Hubungan antar Lembaga (Kordiv PHL) Bawaslu Halut, Ahmad Idris mengatakan, surat imbauan yang disampaiakan sebagai bentuk langka pencegahan dari Bawaslu.”Mengingat data terakhir yang diperoleh Bawaslu Halut masih terdapat warga  yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, namun belum memiliki e-KTP atau surat keterangan (Suket) sebanyak 11.724 jiwa,” jelas Ahmad.

Dirinya meminta Dukcapil bisa menjemput bola untuk melakukan perekam bagi warga yang  sudah bisa memilih, agar seluruh masyarakat yang sudah memenuhi syarat terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan dapat menyalurkan hak pilih pada Pilkada  tahun 2020 mendatang.”Kami akan koordinasi dengan Dinas Dukcapil biar jemput bola untuk melakukan perekaman,” ujar Ahmad di Sekretariat Bawaslu Halut.

Hal senada dikatakan Ketua Bawaslu Halut Rafli Kamaluddin, Ia menegaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halut agar secepatnya untuk melakukan koordinasi dengan pihak Dukcapil, sehingga penyelenggara lebih cepat mengidentifikasi dan verifikasi masyarakat Halut yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat sebagai pemilih.

“Kami minta KPU secepatnya berkordinasi dengan pihak Dukcapil, untuk mengidentifikasi warga yang suda punya hak pilih, namun belum memiliki e-KTP agar segera dilakukan perekaman, dan penerbitan e-KTP, sehingga meraka bisa memilih dalam Pilkada Halut nanti,” tegasnya. (mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: