poskomalut.com
baner header

Akademisi Desak Bupati Copot Kadikbud

Terkait Tunggakan Gaji TKD Guru

TOBELO-PM.com, Polemik gaji Tenaga kontrak daerah (TKD) guru Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang tidak dibayar selama tiga bulan, mendapat sorotan Akademisi Universitas Hein Namotemo (Unhena), Gunawan Abas.

Bahkan, dirinya mendesak Bupati Frans Manery untuk segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud), Suwarno Tongo Tongo. Karena tidak becus mengelola kesejatraan guru.

“Bupati harus mengevaluasi Kadikbud, bila perlu ganti. Sebab tidak beres mengurus kesejatraan guru, lantaran gaji tiga bulan belum terbayar,” desak Gunawan saat ditemui Posko Malut, Rabu (27/11).

Menurutnya, Pemda Halut secepatnya menyelesaikan proses pembayaran gaji TKD guru, jika ada keterlambatan penerimaan gaji, maka masalahnya sistem regulasi di SKPD. Ketika Pemda melakukan perekrutmen guru TKD, otomatis anggaran sudah di atur dalam APBD, tapi kenapa pembayaran tunjangan guru juga mengalami keterlambatan sampai tiga bulan.

“Guru itu manisvestasi terbesar majunya pendidikan di Halut, namun jika nasib guru saja tidak di hiraukan, ini tandanya Kadikbud Halut membiarkan para guru menderita,” kesalnya.

Baginya, keterlambatan pembayaran gaji guru selama tiga bulan, tentunya berpengaruh pada kualitas didik di kelas, dan mempengaruhi kedisiplinan guru dalam menciptakan pendidikan karakter di kelas. “Guru ini juga manusia biasa yang suda memiliki keluarga, tentunya menjelang natal dan tahun baru 2020 ini, kebutuhan mereka hanya bergantung di gaji itu bagimana nasib mereka. Kesalah ini pernah terjadi di 2018, tentunya Bupati harus melihat ini, kemudian Bupati mengambil langka mengevaluasi Kadikbud, biar perlu diganti saja,” akhirinya. (mg07/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: