Biaya Rapid Test Dibebankan Khusus Pengusaha dan Bukan Warga Ber KTP Halut

Surat edaran rapid tes

TOBELO-PM.com, Upaya Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dalam penanganan Corona Virus Desiase (Covid 19). Bupati Halut Frans Manery, mengeluarkan edaran pelaksanaan rapid tes kepada masyarakat. Dalam edaran itu ada pembebanan biaya rapid test yang hanya dikhususkan bagi pengusaha, perusahan, karyawan swasta dan warga yang bukan ber KTP Halut senilai Rp. 800 ribu perorang.

Disisi lain pelaksanaan rapid test juga tidak dipungut biaya hanya dikhususkan pada warga ber KTP Halut, namun bukan pengusaha. Hal itu berdasarkan Surat edaran bupati Nomor : 68/SATGAS COVID-19/HALUT Tentang Pelaksanaan Rapid Test itu, diterbitkan tanggal 04 Juni 2020.

Dalam surat edaran itu, Bupati Halut sebagai Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Halut menuturkan, perlunya pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kabupaten Halut sesuai situasi dan kondisi New Normal, dan mencermati data fluktuasi COVID-19, maka disampaikan kepada seluruh masyarakat untuk memperhatikan berbagai hal.

Pada poin 1 surat edaran bupati menyampaikan kepada masyarakat agar senantiasa melaksanakan protokol kesehatan COVID-19 memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menyemprot kendaraan, tempat kerja, tempat Usaha, lingkungan dengan Disinfektan. "Dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19, maka tindakan Rapid Test perlu dilakukan bagi masyarakat, terutama yang melakukan perjalanan ke luar Kabupaten Halmahera Utara,” tulis bupati dalam surat edaran.
Rapid Test dilakukan dengan pengaturan jika di RSUD Tobelo, Untuk dunia usaha, perusahaan, karyawan swasta, dikenakan biaya Rapid test,"Sedangkan pelaksanaan Rapid Tes di Posko rumah dinas Bupati, bagi masyarakat ekonomi lemah, sakit, duka, mahasiswa, sopir lintas, pelaku perjalanan dinas penting yang ber-KTP Halut. tidak dikenakan biaya Rapid Test, sementara di Pos Covid Tetewang, untuk masyarakat dari luar Kabupaten Halmahera Utara, yang tidak ber-KTP Halut, dikenakan biaya Rapid Test," Jelas Bupati dalam isi surat edaran. (mar/red)

Komentar

Loading...