Covid-19 Membuat Nelayan di Halut Menjerit

Ilustrasi nelayan

TOBELO-PM.com, Nasib nelayan di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mulai memperhatikan. Hal ini lantaran ancaman Corona virus desiase (Covid 19), akibatnya sejumlah nelayan di Kabupaten Halut tidak dapat menjual hasil tangkapan mereka, karena sejumlah pembeli ikan sudah tidak dapat melakukan ekspor ke beberapa daerah. Hal ini mengakibatkan daya beli ikan para nelayan dihentikan.

"Torang suda tidak bisa jual ikan ke sejumlah pembeli ikan, ini gara gara virus Corona sampai ada kebijakan pentupan akses ekspor ikan, saat ini torang suda sangat krisisi dari pendapatan," ungkap salah satu nelayan ikan Tuna, Jama Lidawa, Senin (13/04).

Lanjut ia, kalaupun hasil tangkapan dibeli, itupun sudah ada penurunan harga. Salah satu jalan terpaksa hasil tangkapan ikan itu, terpaksa dijual ke Kostor Kabupaten Pulau Morotai, sebab untuk di Halut belum ada Kostor ikan se canggih di Morotai. "Jika kondisi seperti ini, Torang mau makan apa hidup sehari hari, porang hanya bergantung dengan pekerjaan nelayan," keluhnya.

“Virus Corona ini, bukan hanya Kase panik pada torang, karena ancaman kematian, tapi nasib makan setiap hari juga sudah susah, torang berharap pemerintah cepat menangani covid 19 ini agar cepat berlalu, supaya Torang bisa kembali beraktifitas seperti biasa," akhirinya. (mar/red)

Komentar

Loading...