Diduga Keuangan Daerah Bermasalah, DPRD Wacanakan Bentuk Pansus

Kantor DPRD Halbar

JAILOLO-PM.com, DPRD Halmahera Barat (Halbar) mewacanakan
bakal membentuk Pansus, guna menelusuri pengelolaan keuangan daerah yang diduga
bermasalah.

Anggota
Fraksi Gerindra Asdian Taluke mengaku, upaya mendorong pembentukan pansus oleh
fraksinya tersebut tentunya sangat beralasan menyikapi berbagai persoalan
diantaranya untuk menelusuri pinjaman pihak ketiga sebesar Rp. 159 miliar
lebih, hingga pembayaran rapelan PNS yang belum juga dicairkan serta pencairan
anggaran pada perubahan APBDP 2019 yang masih tersendat. "Jadi ini  banyak hal yang harus disikapi terkait
kondisi keuangan daerah saat ini, Fraksi Gerindra siap mendorong bentuk pansus
pasca pembentukan Alat Kelengkapan Dewan(AKD),"tegasnya.

Anggota Fraksi
Demokrat James Uang menegaskan, fraksi Demokrat prinsipnya mendukung sepenuhnya
wacana pembentukan pansus yang digulirkan fraksi Gerindra tersebut. Menurutnya,
menyikapi berbagai persoalan terkait dengan pengolaan anggaran keuangan daerah
tersebut bisa saja dilakukan pembahasan tingkat komisi dengan mengundang
instansi teknis terkait, namun dengan pembentukan pansus tentunya dinilai lebih
efektif. "Kalau hanya sebatas Komisi tentunya tidak optimal,karena kalau
dengan bentuk Pansus DPRD tentunya  juga
dengan hak yang melekat bisa menggunakan tim ahli untuk
mengaudit,"terangnya.

 Belajar dari pengalaman DPRD periode
sebelumnya,pembentukan Pansus juga pernah dilakukan di era mantan Bupati Namto
Hui Roba guna menelusuri pengelolaan keuangan daerah yang bermasalah saat
itu,dibuktikan dengan adanya sejumlah pejabat lingkup Pemkab yang kemudian
ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Malut. "Salah satu syarat
pembentukan pansus diajukan paling sedikit lima orang kemudian ditindak lanjuti
melalui Paripurna pengambilan keputusan,"tambahnya.

Terkait
wacana pembentukan pansus yang digulirkan oleh fraksi Gerindra maupun Demokrat,
Ketua Fraksi PKB Riswan Hi.Kadam menilai pembentukan pansus yang digulirkan
oleh rekan-rekanya tersebut oleh Fraksi PKB pada prinsipnya siap mendukung, akan
tetapi tentunya yang perlu dilihat subtansi ataupun materi pembentukan pansus
itu sendiri. "Jadi nanti kita lihat terlebih dahulu soal materi pansusnya
seperti apa,"singkat Riswan. (lan/red)

Komentar

Loading...