Dirut RSUD Morotai Klaim Masyarakat Berobat Gratis

Pembanguan RSUD Morotai yang sementara masih tahap penyelesaian

MOROTAI-PM.com, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pulau Morotai, Julius Gischard Kroons, mengklaim setiap masyarakat Morotai yang berobat di rumah sakit tetap digratiskan biaya administrasi maupun pengobatannya. Hanya saja, gratis itu tetap berlaku jika mereka memiliki kartu BPJS dan menjadi tanggungan Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai.

"Sampe sekarang masih gratis atau di tanggung oleh
Pemda," akui Gischard pada Posko Malut disela-sela acar pembukaan acara
MTQ tingkat kabupaten di taman Kota Daruba.

Menurutnya, jaminan kesehatan secara gratis itu hanya
berlaku untuk masyarakat yang punya BPJS. Namun, untuk masyarakat Morotai yang
tidak punya BPJS tetap dikenakan biaya, misalnya masyarakat yang dianggap mampu
dalam bidang ekonomi.

"Jadi kalau pengusaha itu akan dikenakan biaya, tapi
pada saat berobat kartu itu harus dibawa untuk di cek. Kalau dia itu keadaannya
di anggap mapan, maka dengan sendirinya atau secara otomatis di cansel.
Sedangkan masyarakat bawah (tidak mampu) tetap di tanggung oleh Pemda," jelasnya.

"Jadi sekarang itu beda dengan dulu, kalau dulu
semuanya di tanggung Pemda atau tidak ada perbedaan, tapi sekarang kita lihat
lagi," terang Gischard.

Ditanya berapa Jumlah peserta BPJS yang ditanggung oleh
Pemda dan tidak ditanggung Pemda, dirinya tak menjawab itu. Dirinya lantas
mengarahkan para awak media untuk mengkonfirmasi hal tersebut ke Dinas Sosial
(Dinsos) Pulau Morotai.

"Selebihnya untuk berapa jumlahnya itu nanti di kroscek ke Dinas Sosial," ujarnya. (ota/red)

Komentar

Loading...