poskomalut.com
baner header

Disperindakop Morotai Terjunkan Tim Awasi Barang Kadaluarsa

MOROTAI-PM.com, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop-UKM) Kabupaten Pulau Morotai, Selasa (3/03/2020), menerjunkan dua tim untuk melakukan pemantauan barang kadaluarsa maupun pengawasan harga barang. Salah satu tujuan penerjunan tim tersebut  dimaksud yakni untuk menjamin perlindungan bagi para pembeli atau konsumen di Morotai.

“Pengawasan barang kadaluarsa ini rutin dilakukan oleh Disperindakop. Hal ini dilakukan dalam rangka perlindungan Konsumen, masyarakat konsumsi barang-barang yang memang benar-benar yang masih bisa di konsumsi karena takutnya ada barang yang sudah kadaluarsa yang masi di perjual belikan,” jelas Kadis  Perindakop-UKM Pulau Morotai Nasrun Mahasari, ketika dikonfirmasi wartawan saat melakukan sidak disalah satu toko yang terletak di Desa Darame, Kecamatan Morsel.

Pihaknya telah membagi rute sidak dienam Kecamatan yang ada di Morotai. Namun, sidak awal dilakukan di wilayah Morotai Selatan, dan akan dilanjutkan ke kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar), Pulau Rao, Morotai Timur (Mortim), Morotai Utara (Morut) dan Morotai Jaya (Morja).

“Dan ini akan dilakukan di Enam kecamatan yang ada di Pulau Morotai. Dan hari ini kita star di Kecamatan Morsel. Jadi mulai selasa sampai kamis ini kita sidak di Kecamatan Morsel. Kemudian kita jadwalkan di Morselbar, Pulau Rao, Mortim, Morut dan Morja,” terangnya.

Sementara untuk kecamatan Morsel, lanjut Narsun, pihaknya membagi dua tim, satu tim diarahkan ke arah Timur dengan menyisir dari Desa Daeo Majiko dan satu timnya diarahkan ke perbatasan Selatan dan Selatan Barat, yakni dari Desa Pilowo dengan target waktu 3 hari, kedua tim itu akan bertemu di pusat Kota Daruba.

Ia menambahkan, pengawasan barang kadaluarsa itu akan terus dilakukan setiap tiga bulan sekali, dengan demikian tidak harus menunggu momen, misalnya hari hari besar, namun terencana sesuai jadwal Disperindak.

“Jadi jika kedapatan ada toko yang masih memperjual belikan barang yang sudah kadaluarsa akan di sita dan dilakukan pemusnahan disaat pengawasan barang kadaluarsa di 6 kecamatan selesai,” tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Asisten III Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kesra, Rina Ishak. Rina yang saat itu juga ikut melakukan Sidak mengatakan, pengawasan bakal dilakukan secara berkala oleh Pemda Pulau Morotai melalui Dinas Perindakop-UKM agar Sembilan bahan pokok selalu terpantau oleh Pemda Pulau Morotai.

“Jadi barang kadaluarsa ini akan dilakukan secara berkala, jadi kurang lebih Tiga bulan sekali akan kita monitor, kemudian sekaligus kita monitor harga sembako agar kita upayakan harga barang itu bisa satu harga. Apalagi dalam menyambut bulan ramadhan ini kita upayakan agar harga barang jangan terlalu tinggi, agar supaya daya beli masyarakat bisa terjangkau, dan kita upayakan barang kadaluarsa ini tidak lagi di perjual belikan agat tidak di konsumsi oleh masyarakat,” tutup Rina. (ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: