DPRD Halut Paripurna Pemberhentian Frans dan Muhlis

Rapat Paripurna Pengusulan Pemberhentian Jabatan Bupati dan Wabup Halut Periode 2016 - 2021

TOBELO-PM.com, DPRD Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Senin (18/01), mengusulkan pemberhentian Frans Manery - Muhlis Tapi Tapi dari jabatan Bupati dan Wakil Bupati Halut periode 2016-2021. Pengusulan itu melalui rapat paripurna DPRD Halut.

Pembacaan Keputusan pengusulan pemberhentian dengan Nomor 170/01/2021 tentang usulan pemberhentian dengan hormat Bupati dan Wakil Bupati Halut periode 2016- 2021. Hadiri sekitar 30 orang, diantaranya Ketua DPRD Halut, Yulius Dagilaha, Pjs Sekda Halut Yudihat Noya, Wakil Ketua DPRD Halut Ingrid Paparang,  Sekretaris Dewan, Abdul Aziz. Selain itu, Frans Manery dan Muhlis Tapi Tapi tidak hadir dalam rapat pengusulan pemberhentian dari Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Halut yang berakhir pada tanggal 17 Februari 2021.

Ketua DPRD Halut Yulius Dagilaha mengatakan, berdasarkan masa jabatan bupati dan wakil bupati Halmahera utara periode 2016 sampai dengan 2021 yang dilantik tanggal 16 Februari tahun 2016 lalu oleh gubernur Malut di Sofifi.

“Tahun ini merupakan tahun terakhir bagi kepemimpinan Ir. Frans Manery dan Muhlis Tapi Tapi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati,” kata Yulius.

Yulius menambahkan, dengan diusulkan berakhirnya masa jabatan bupati dan wakil bupati Halmahera Utara ini, maka DPRD sebagai lembaga unsur penyelenggara pemerintahan daerah diberikan kewenangan oleh Undang Undang  untuk menggelar rapat paripurna. Guna mengumumkan akhir masa jabatan bupati dan wakil vupati, sekaligus mengusulkan pemberhentian bupati dan wakil bupati Halut.

"DPRD Halut akan mengeluarkan keputusan terkait usulan pemberhentian dengan hormat terhadap bupati dan wakil bupati Halut periode 2016-2021,” tandasnya. (mar/red)

Komentar

Loading...