poskomalut, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) resmi melepas keberangkatan tim Emergency Response Team (ERT) untuk berlaga pada 8th Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) 2026 di Timika, Papua, yang berlangsung pada 22 Oktober hingga 1 November 2026.
Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini menjadi panggung bagi tim ERT NHM untuk menguji kemampuan, memperluas pengalaman, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi darurat bersama tim penyelamat dari berbagai perusahaan dan instansi di Indonesia.
Mengusung semangat “One Team, One Mission—Saving Lives”, IFRC 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah pertukaran pengetahuan, pengenalan teknologi penyelamatan terbaru, serta penguatan standar keselamatan industri di Indonesia.
Tim ERT NHM diperkuat sembilan personel, Zakaria Barham sebagai manajer sekaligus pelatih tim, Muhammad Ifan sebagai kapten, serta Asrul Abdul Fataha, Fahrudin Jakir, Ruud Gulid S. Junus, Fans Daniel Ambeua, Chluivers Tambariki, M. Rifaldi Limatahu, dan Dwi Kurniawan sebagai paramedis.
Dua nama terakhir merupakan personel yang telah menyelesaikan program ERT Volunteer dari Departemen Health, Safety, and Environment (HSE) NHM.
Kapten Tim ERT NHM, Muhammad Ifan, mengakui persiapan menuju IFRC 2026 tidak berjalan mudah. Keterlibatan tim dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat waktu latihan menjadi lebih terbatas.
“Meski waktu persiapan terbatas karena keterlibatan dalam penanganan karhutla, kami tetap berkomitmen menjaga kekompakan, disiplin, dan solidaritas, serta memberikan kemampuan terbaik untuk membawa nama baik NHM,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Operasi sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rara Dodo Lawolo, menegaskan manajemen memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan tim ERT dalam kompetisi tersebut.
Ia berharap momentum IFRC menjadi ruang bagi personel untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat kemampuan menjalankan tugas kemanusiaan.
“Jadikan kesempatan ini sebagai wadah untuk menambah pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat kemampuan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Tetap semangat, jaga kekompakan dan solidaritas tim, junjung tinggi disiplin serta keselamatan, dan tunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Rado juga mengapresiasi dedikasi personel ERT NHM yang selama ini berada di garis depan penanganan berbagai keadaan darurat, termasuk memadamkan karhutla yang mendekati area tambang serta membantu penanganan kebakaran di wilayah dan lahan masyarakat sekitar operasional perusahaan.
Peran tersebut dinilai mencerminkan kesiapsiagaan tim, tidak hanya dalam melindungi aset perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional NHM.



Tinggalkan Balasan