Informasi Penutupan Aktivitas Perekonomian di Halut Selama Tiga Hari Hoax

Deky Tawaris

TOBELO-PM.com, Beredar informasi menghentikan kegiatan aktivitas masyarakat, dan penutupan toko atau pusat perekonomian selama tiga hari sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) rupanya hanya informasi Hoaks. Akibat dari Informasi hoax itu, membuat masyarakat kota Tobelo dan sekitarnya panik.

Pasalnya, kepanikan masyarakat Halmahera Utara, khususnya Kota Tobelo dan sekitarnya, terpaksa memborong sembako sebagai persediaan selama tiga hari dengan mendatangi sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan. Terlihat di Pasar Moderen Tobelo, dan Swalayan Galaxy Mart bertempat di pusat perkotaan dipadati ratusan masyarakat Tobelo.

Kamal Kanaha, salah satu nelayan mengaku panik dengan informasi penutupan toko, dan pusat perbelanjaan selama tiga hari ke depan, kepanikan Kamal itu, kemudian ia berbelanja kebutuhan pokok seperti sembako untuk tiga hari kedepan.

"Kalau kita tidak belanja hari ini, akan setengah mati karena semuanya tutup selama tiga hari, saya beli beras, gula, teh dan telur, bahkan tidak sempat saya belanja alat perlengkapan nelayan, kalau seperti ini, kita juga tidak bisa pergi memancing,” ucapnya.

Sementara itu, Juru bicara Pemkab Halut, Deky Tawaris saat dikonfirmasi mengatakan pemerintah kabupaten Halmahera Utara mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan beredar berita informasi hoax, tentang penutupan kegiatan aktivitas masyarakat dan penutupan toko atau pusat perekonomian.

"Informasi ini tidak benar atau hoax, yang sebenarnya adalah pembatasan waktu kegiatan dari pukul 06.00 wit hingga 18.00 wit,” kata Deky Tawaris kepada wartawan, kamis (09/04/2020).

Deky meminta, agar warga Kota Tobelo lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh berita hoax. "Ditengah merebaknya virus Corona, banyak juga informasi hoax yang beredar seperti penutupan toko dan pasar yang membuat warga panik,” tandasnya. (mar/red)

Komentar

Loading...