Dugaan Korupsi SPPD Fiktif Pemda Halut Rp80 Miliar Dibidik Kejari

Ilustrasi

TOBELO-PM.com, Dugaan kasus korupsi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dengan nilai fantastis mencuat ke publik.

Dugaan korupsi SPPD di Pemda Halut tahun 2020 dan 2021 senilai Rp80 miliar itu muncuat setelah adanya laporan dari sejumlah bendahara SKPD.

Adapun rincian anggaran SPPD di lingkup Pemda Halut itu, pada tahun 2020 senilai Rp42 miliar. Sementara pada tahun 2021 senilai Rp38 miliar. Total dari kasus dugaan penggelapan uang negara itu senilai Rp80 Miliar.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Halut pun mencium aroma dugaan korupsi SPPD hingga menjadi buruan untuk menyelidiki kasus dugaan penyelewengan uang negara tersebut.

Kepala Kejari Halut, Agus Irawan Eko Saputro membenarkan saat ini penyidik tengah menyelidiki kasus dugaan penggelapan anggaran SPPD lingkup Pemda Halut.

"Iya benar kasus itu saat ini sudah dalam tahap penyelidikan, dan sudah beberapa saksi diperiksa," cetusnya.

Komentar

Loading...