Kondisi Tribun Bangsaha Morotai Ancam Kesalamatan Warga

Tiang Penahan proyek tribun tidak menggunakan bouth tapi pakai las, termasuk tiang penyangga tribun juga tidak direkatkan dan dapat membahayakan masyarakat

MOROTAI-PM.com, Walaupun Proyek Tribun Bangsaha Morotai telah selesai dikerjakan oleh kontraktor Faruk Abdullah. Namun, proyek yang dikerjakan selama 2 tahun dengan menggunakan APBD Morotai senilai Rp 3,3 miliar itu cukup mengkhawatirkan, lantaran pekerjaan konstruksinya itu bisa membahayakan orang banyak.

Berdasarkan hasil pantauan koran ini, proyek yang dibangun tepatnya disamping jalan raya dan berdekatan dengan Masjid Darame, SMA Muhammadiyah dan Kampus Unipas Morota, kondisi tiang penyangga atap  tribun ke atap tribun serta tiang penyangga tribun.
“Misalnya pada tiang penahan dari tribun ke atap tribun, dimana besi plat penyambung tiang cor bagian tengah itu tidak menggunakan bouth, namun, yang terjadi hanyalah menggunakan las bagian pinggir saja. Berbeda dengan pemasangan besi plat penghubung ke tiang cor di sisi kiri kanan tribun yang menggunakan bouth,” umgkapnya.

Selain itu, sejumlah tiang penyanggah atap tribun juga tidak
menyatu dengan besi atap bagian tribun dan hanya bersifat menahan beban.
Sementara besi atap tribun itu bulat dan tidak berbentuk balok sehingga mudah
sekali lepas.

"Masa, besi penahan beban dari tiang cor tidak
menggunakan bouth. Namun, hanya menggunakan las dari pinggir, kalau pakai bouth
sudah tentu kuat, tapi kalau las patut dipertanyakan kualitasnya, sementara
beban besi itu belasan ton," jelasnya.

"Termasuk 6 tiang penyangga atap tribun, tiangnya
memang besi, tapi menahan beban atap tribun itu harus juga dipertanyakan,
karena besinya tidak di las atau dibor untuk menyatukan dengan tiang penyangga,
sementara yang ada hanya menahan beban dari bawah dan itu sangat berbahaya,"
tambah Faruk. ungkap Ekal

Jika tidak diperbaiki secara baik. Maka, bisa berisiko
terhadap masyarakat yang berada di sekitar lapangan Bangsaha misalnya pelajar,
mahasiswa, para pengendara maupun masyarakat yang tinggal berada di seputar
tribun. Selain itu, dirinya meminta KPK maupun BPK untuk memeriksa proyek
bernilai miliaran rupiah. Karena, sejak dibangunnya proyek itu banyak mendapat
kritik dari masyarakat.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek pembangunan tribun Bangsaha Yongki Makangiras ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, proyek itu sudah selesai dibangun dan tidak bermasalah. "Sisa, proyek itu sudah selesai dikerjakan, dan rancangan pembangunannya sudah sesuai gambar."ucapnya singkat. (ota/red)

Komentar

Loading...