poskomalut.com
baner header

Mahasiswa Minta Tangkap Kades Galao Loloda Utara

TOBELO-PM.com, Sejumlah mahasiswa Desa Galao, Kecamatan Loloda Utara (Lolut), Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang tegabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa dan Pemuda Galao (FKMPG), Senin (22/06), berunjuk rasa di depan Polres Halut, Kantor Bupati dan Inspektorat. Para mahasiswa ini meminta Kades Galao Ridha Mandarasi ditangkap karena telah menyelewengkan Dana Desa (DD) Rp 732 juta.

Mere menilai Kepala Desa Galao, Ridha Mandarasi pasca pelantikan diakhir tahun 2015 lalu hingga saat ini tidak pernah mengadakan rapat umum bersama masyarakat.

“Tidak pernah transpaansi anggaran Dana Desa, dan ada beberapa program Desa yang dibuat tidak diselesaikan hingga saat ini, serta sengaja tidak memberikan ruang kepada masyarakat untuk menanyakan dan mengetahui jumlah anggaran DD,” ujar korlap, Fahri Ali. 

Fahri menuding Kades memanfaatkan  DD dan ADD tahun anggaran 2019 dengan total anggaran sebanyak Rp. 732,391.000 batang tubuh anggaran DD tahun 2019. Salah satunya program yang gagal diselesaikan adalah talud (tanggul) sepanjang 150 meter yang diprogramkan pada tahun 2019 sampai saat ini masih belum selesai.

“Anggaran Dana Desa tahun 2020 sebesar Rp 273. 167.000,00 dari sumber anggaran penyaluran covid-19 Desa Galao tahun 2020, yang dimana diduga Pemerintah Desa Galao melakukan penyelewengan anggaran tersebut,” beber Fahri. (mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: