poskomalut.com
baner header

Muhammadiyah Gelar Milad ke 107 dan Kemah Hizbul Wathan

TOBELO-PM.com, Dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke 107, Pemuda Muhammadiyah Halmahera Utara, Sabtu (23/11/2019) menggelar resepsi Milad Muhammadiyah, sekaligus pembukaan kemah Pemuda Hizbul Wathan.
Milad dibuka langsung orang nomor dua di Halut, Muchlis Tapi Tapi, serta dihadiri Ketua Bawaslu Halut Rafli Kamaludin, Ahmad Idris, empat komisioner KPU Halut, Asmawaty Marsaoly, Jalil Djurumudi, Irham Pune, Sefriando Bitakono, Ketua PD Muhammadiyah Rahman Saha, dan Camat Galela Selatan, serta Kepala Desa. Bertempat di Gedung MTQ Togawa, Kecamatan Halsel.
Ketua panitia Ikra Malik, Minggu (24/11/2019) mengatakan, kegiatan Milad dirangkaikan dengan pembacaan Napak tilas perjalanan muhammadiyah dan penandatanganan MoU sosialisasi Partisipatif pengawasan Pemilukada 2020, antara Pemuda Muhammadiyah dan Bawaslu Halut. Selain itu, milad juga dirangkaikan dengan pembukaan kemah Pemuda Hizbul Wathan. “Dalam kegiatan ini kita kerjasama dengan Bawaslu, untuk penandatangan Mou pengawasan Partisipatif pada Pilkada 2020 mendatang, guna mewujudkan kualitas demokrasi yang bermartabat,” terang Jumar.
Sementara Ketua PD Muhammadiyah Halut Rahman Saha menuturkan, melalui kegiatan ini, Muhammadiyah di Kabupaten Halut mulai menggerakan dakwanya. Selain itu, hadirnya pemuda Muhammadiyah sangat mendorong gerakan Muhammadiyah yang ada di Halut. “Kegiatan kerja sama PM dan Bawaslu ini, patut diapresiasi dan didorong dimana angkatan muda Muhammadiyah sudah mulai bekerja sama untuk pengawasan partisipatif,” terangnya.
Ketua Bawaslu di sela sambutan mengatakan, Kerja sama Bawaslu dan PM ini, berawal dari pertemuan awal untuk rencana kegiatan, setelah kordinasi dengan Bawaslu Malut, dan rapat internal bersama pimpinan dan staf Bawaslu Halut. Tak hanya itu, setelah hasil kesepakatan maka kegiatan ini kerja sama antara Bawaslu dan PM untuk sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilihan Bupati dan wakil bupati tahun 2020, melalui Kema Pemuda Hizbul Wathan. “Selain itu kerjasama ini, sebagai dasar perintah Quraan surah Alimran 104, sekelompok orang yang beruntung, maka Bawaslu adalah sekelompok orang yang beruntung karena melaksanakan amar maruf nahi mungkar,” paparnya.

Terpisah Wakil Bupati Halut Muhlis Tapi Tapi mengatakan, Islam agamaku, Muhammadiyah gerakanku, inilah motivasi Muhammadiyah menggerakan dakwa. sejak 107 tahun lalu Muhammadiyah didirikan, dan ini bukan usia yang terbilang muda, karena Muhammadiyah lebih tua dari negara Indonesia. Diwaktu itu, organisasi seperti Muhammadiyah dirancang oleh sekelompok orang jawa di Kauman salah satunya KH Ahmad Dahlan, hingga sampai saat ini kita merasakan hasil dari upaya KH Ahmad Dahlan. “Bagi saya Pemuda Muhammadiyah tidak parsial dan selalu berbenah mempertahankan gerakan keumatan dan kebangsaan. Selain itu, PM juga harus membuat terobosan baru, untuk terus berinovasi,” akhirinya. (Mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: