poskomalut.com
baner header

Oknum Pejabat di Morotai Diduga Loloskan Nakes “Kabur” ke Jawa

MOROTAI-PM.com, Tenaga Kesehatan (Nakes) baik bidan maupun perawat termasuk yang bertugas di jabatan struktural sangat dibutuhkan di Kabupaten Pulau Morotai. Namun, bagaimana pula jika terdapat Nakes yang dibutuhkan itu lolos atau “kabur” ke daerah lain alias pindah ke daerah asal di mana mereka tinggal.

Ini yang terjadi di Kabupaten Pulau Morotai. Berdasarkan data yang dikantongi media ini, sejumlah nakes berhasil lolos pulang ke daerahnya masing-masing setelah diloloskan oknum pejabat tertentu di lingkup Pemda Morotai. Mereka yang berhasil kabur itu kebanyakan dari daerah Jawa, Makassar dan sejumlah daerah lainnya.

“Jadi mereka (nakes) yang kabur alias pindah ke daerah asal itu banyak dari Jawa, Makassar dan daerah lain di Malut,” ungkap sumber terpercaya poskomalu.com, di kantor Bupati kemarin.

Padahal, dalam surat perjanjian sebelum menjadi ASN,mereka yang dimutasi keluar itu harus mengabdi belasan tahun di Morotai. Namun, yang terjadi saat ini, terdapat pegawai kesehatan yang baru bekerja di Morotai selama 4 tahun dan sudah pindah.

“Jadi diduga ada mafia di dalamnya. Ada oknum pejabat yang bermain untuk kasih lolos itu para nakes. Ini sangat disayangkan,” cetusnya.

Bahkan, beredar isu bahwa setiap nakes yang lolos pindah ke daerah asal itu menyogok para oknum pejabat agar bisa dimutasi dari Kabupaten Pulau Morotai.

“Kami minta wartawan bisa ditelusuri, karena indikasi kesana sangat kuat,” pintanya.

Sementara, terkait isu ini, Kadis Kesehatan Morotai, Yulyus Giscard Kroons belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini naik tayang. (Ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: