Oknum Polisi di Morotai Diduga Jadi Bandar Narkoba

Ilustrasi.

MOROTAI-pm.com, Satu anggota polisi yang bertugas di Polres Pulau Morotai berinsial NR diduga kuat menjadi bandar narkoba.

Informasi yang dihimpun media ini, oknum polisi itu ditangkap Ditsatnarkoba Polda Malut saat NR menuju ke Morotai.

"Oknum polisi NR itu ditangkap di dalam spead boath saat dari Tobelo menuju Morotai, saat itu dari Polda Malut menyerahkan oknum itu ke Polres Morotai," ungkap sumber terpercaya kepada media ini, Selasa (11/10/2022).

Bahkan, kasus tersebut sudah dilakukan penyerahan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke pihak Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Morotai.

Muhammad Rafiq, salah satu Jaksa di Kejari Morotai membenarkan jika terdapat berkas oknum polisi berinisial NR yang diduga kuat terlibat kasus peredaran narkoba sudah diterima. Saat ini pihak Kejaksaan tengah mengembalikan berkas oknum Polisi ke penyidik Polres Morotai untuk dilengkapi.

"Terkait dengan kebenaran adanya perkara tindak pidana narkotika yang melibatkan aparat kepolisian. Intinya benar, kami jaksa penuntut umum kemarin pada 19 September 2022, telah menerima berkas perkara dari penyidik Polres Morotai," jelas Rafiq.

"Pada 29 September kami kembalikan, karena baik dari segi formalitas maupun dari segi alat bukti yang sudah dikumpulkan penyidik. Sehingga untuk itu kami sudah memberikan petunjuk kepada penyidik untuk melengkapi berkas perkara dalam waktu paling lama 14 hari, jadi masih dalam waktu sekitar 10 hari," sambungnya.

Dirinya menerangkan, sesuai dengan ketentuan hukum acara, kalau memang dalam 14 hari penyidikan tambahannya dianggap telah habis, penyidik segera mungkin menyerahkan berkas perkaranya kembali.

"Untuk menentukan apakah petunjuk kami sebelumnya sudah sampaikan itu sudah dipenuhi apa belum," beber Rafiq.

Ditanya soal dugaan pasal yang dilanggar, Rafiq menerangkan bahwa oknum polisi itu disangkakan pasal 14 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1.

"Dengan ancaman maksimal 15 sampai 20 tahun penjara, jadi ada dua itu nanti membuktikan di Persidangan 114 dan 112, jadi intinya kamu masih menunggu hasil tambahan dari pihak Polres Pulau Morotai," pungkasnya.

Komentar

Loading...