OTG di Halut Tembus 71 Orang, Diduga Berkontak dengan Pasien Positif Covid-19

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Kabupaten Halut Deky Tawaris

TOBELO-PM.com, Perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), kian memburuk. Betapa tidak, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Halut, kini menembus 71 orang. Meningkatnya jumlah OTG di Halut ini, diduga kuat berkontak langsung dengan tiga pasien terkonfirmasi Postif Covid-19.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Halut Deky Tawaris, mengatakan, update data terkini perkembangan covid-19 di Kabupaten Halut, Minggu (26/04) meningkat menjadi 71 orang berstatus OTG. Peningkatan itu karena orang-orang bersatus OTG memiliki hubungan atau melakukan kontak langsung dengan pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.

"Peningkatan OTG bertambah 29 orang dibandingkan data kemarin hanya ada tambahan tiga orang," ujar Deky, Minggu (26/04).

Lanjutnya, 29 orang ini, diantaranya 28 orang berasal dari Kecamatan Tobelo Selatan mempunyai kontak dengan S, positif covid-19 dari Kecamatan Tobelo Selatan, dan 1 orang berasal dari Kecamatan Tobelo Tengah mempunyai kontak dengan istri Z positif covid-19 dari Kecamatan Tobelo. Selain mengalami peningkatan pada  OTG, ada penurunan angka juga pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3 orang yang berasal dari Kecamatan Tobelo Selatan.

“Ketiga orang ini telah selesai menjalani masa karantina selama 14 hari yang dipantau langsung oleh Tim Medis Satgas Covid-19 secara ketat, dan saat ini ketiga orang tersebut terlihat sangat baik dan sehat," terang Deky.

     Deky membeberkan, dengan adanya dua orang yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Halut, dan ditambah pasien positif inisial Z yang terkonfirmasi positif melalui RS Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang sempat berdagang di Halut selama lima hari, maka pihaknya mengimbau masrakatar, agar tetap mengikuti anjuran pemerintah.

“Kita selalu hati-hati dan tetap waspada, serta diharapkan agar semua masyarakat dapat patuh kepada anjuran pemerintah yang telah disampaikan, terutama anjuran untuk selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun," pintanya, sembari meminta masyarakat, agar tetap menjaga jarak dan selalu membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Hal itu utnuk melakukan pemutusan mata rantai penularan virus dilingkungan Jalur. (mar/red)

Komentar

Loading...