Pemda Halut Bebankan DD Rp 100 Juta Tangani Covid-19

TOBELO-PM.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mengeluarkan kebijakan baru. Kebijakan itu dengan membebankan ke 196 desa se Kabupaten Halut, untuk menggunakan Dana Desa (DD) senilai Rp. 100 juta untuk tangani Covid-19.

"Pemda mengeluarkan kebijakan untuk penanganan Covid-19 di masingmasing desa dengan anggaran per desa Rp. 100 juta," ungkap Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Halut Wenas Rompis, Senin (13/04).

Menurut ia, penanganan Covid 19 untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona itu, disediakan anggaran Rp. 100 juta per desa melalui DD. Dalam penggunaan anggaran penanganan Covid 19 itu, diatur sesuai penggunaan, 20 persen anggaran untuk pengadaan alat semprot Desinfektan, alat cuci tangan, dan sosialisasi Covid 19. Sementara 40 persen untuk penyemprotan desinfektan, pengadaan Alat pelindung diri (APD), serta bahan cuci tangan, serta 40 persen lainnya digunakan untuk biaya penyediaan pangan berupa sembako bagi masyarakat tidak mampu, dan biaya operasional petugas.

"Anggaran yang disediakan itu, akan tetap dikawal oleh Badan Pemeriksaan keuangan (BPK), jadi untuk pertanggung jawabkan anggaran semua dari masing masing desa," Ujar Wenas.

Lanjut ia, anggaran penanganan covid 19 melalui DD senilai Rp. 100 juta per desa itu, bakal dicairkan melalui pencairan DD tahap I tahun 2020. Bagi desa yang suda melakukan pencairan tahap I tahun 2020, namun penggunaan anggarannya desediakan untuk pembangunan fisik, bisa dialihkan ke anggaran penanganan Covid 19, dan pembangunan fisik bisa diusulkan kembali pada pencairan tahap II.

"Saat ini, pencairan tahap I masih berjalan, sehingga yang belum dicairkan tahap I agar bisa mengusulkan pencairan anggaran penanganan covid 19," cetus Wenas.

Ia menambahkan, saat ini suda ada tiga desa yang sudah menangani covid 19 dengan penyediaan kebutuhan pokok bagi warga yang tidak mampu, yaitu Desa Popilo, Kecamatan Tobelo Utara, Desa Rawajaya Kecamatan Tobelo, dan Desa Lina Ino, Kecamatan Tobelo Timur, Kabupaten Halut.

"Tiga Desa itu suda menyerahkan bantuan pangan bagi masyarakat tidak mampu, hal ini tinggal sebagian besar desa se Halut saat pencairan tahap satu tahun 2020 akan diperuntukkan untuk penanganan Covid 19," akhirinya. (mar/red)

Komentar

Loading...