Pemkab Halut Jamin Stok Pangan Cukup Sepanjang Penutupan Akses Transportasi

Ilustrasi

TOBELO-PM.com, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjamin kebutuhan logistik pangan dapat mencukupi selama masa penutupan jalur transportasi secara total.

Kesediaan pangan itu, sebagai siaga selama masa penutupan jalur akses transportasi laut, darat dan udara dalam menghadapi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penyampaian kesiapan pangan itu melalui konferensi pers disampaikan langsung Kepala Disperindakop Halut Nyoter Koenoe didampingi Asisten III Bupati Halut Judihart Noya, Jubir Tim Satgas Covid-19 Deky Tawaris, serta Dirut RSUD Tobelo dr. Irwanto Tandaan dan Kepala BPBD Halut Abner Manery, bertempat di Kantor Bupati Halut.

Nyoter memaparkan untuk kebutuhan beras yang disediakan di Dolog sebanyak 1.500 ton. Selain itu, juga masih terdapat beras di distributor sebanyak 6 ribu ton.

"Kami dalam kapasitas sebagai seksi logistik Tim Satgas Halut, untuk pantauan kebutuhan logistik semasa pandemik masih bisa tercukupi," ujarnya.

Sementara itu, lanjut Nyoter, dalam mengantisipasi harga tetap dijangkau masyarakat dan mencegah terjadinya penimbunan, Disperindag telah melakukan sidak sehingga tidak terjadi lonjakan harga.

"Pedagang sudah diminta agar dalam kondisi ini tidak ada permainan harga," pintantya.

Kebutuhan harga stok gula juga masih memenuhi kebutuhan selama beberapa bulan. Selain itu, arus barang yang datang diharapkan dari luar daerah dapat berjalan sehingga dalam penyiapan stok dapat terus tersedia.

"Kebutuhan pangan di Halut dapat bertahan selama 3 bulan kedepan," jelasnya.

Dalam pantauan dan monitoring, Diperindag juga bersinergis dengan Dinas Ketahanan Pangan dalam memantau logistik di Halut.

"Untuk pedagang, kami akan terus mengawasinya. Jika kemudian ditemukan ada permainan harga dan penimbunan maka akan dikenakan sanksi," tegasnya. (mar/red)

Komentar

Loading...